SuaraBatam.id - Sebuah unggahan foto dan video viral di media sosial. Pasalnya, dalam unggahan itu nampak sejumlah petugas yang disebut dari Tim Detektor Covid-19 tengah berkerumun dan melepas masker mereka.
Hal ini lantas memantik kritikan dari berbagai pihak. Lantaran tim yang yang menjadi bagian dari program Makassar Recover mulai bergerak ke rumah warga untuk melakukan tracing, Sejak Sabtu (10/7/2021) lalu itu seharusnya memberi contoh.
Namun, diunggah oleh Makassar iinfo, para petugas itu justru memantik kemarahan masyarakat karena dinilai tidak bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.
"Namun, sejumlah warga menyampaikan keluhannya, karena tim detektor masih ada yang terlihat berkerumun, disebut tidak mengganti sarung tangannya saat berpindah memeriksa warga yang lain, hingga membuka masker," tulis akun Makassar_iinfo.
Unggahan itu kemudian mendapatkan beragam respon negatif dari warganet.
"Buang-buang anggaran aja," tulis Nandy Hiyat.
"up up up tidak sesuai SOP dan semau maunya tabe kepada satgas covid19 pusat kemenkes RI agar di tindak terkait kejadian ini virus Covid19 menular dan di bawa dari rumah kerumah akibat tidak pada standartnya baik alat dan kegiatan," tulis warganet lain.
Meski demikian, tidak sedikit yang menyebut petugas hanya sedang beristirahat dan tidak berkerumun melainkan hanya berkumpul sedikit orang.
Berita Terkait
-
Sambut Baik Usulan Kompleks DPR Jadi RS Darurat, Dasco Temukan Sejumlah Kendala Teknis
-
Gedung DPR Diusulkan Jadi RS Darurat Covid-19, Pimpinan Tunjukkan Lift Tak Muat Angkut Bed
-
Viral Tetangga Cari Perkara Selalu Buang Garam ke Rumah, Hobi Rusak Bunga Diam-diam
-
Ketua DMI JK Imbau Warga Jakarta Tak Salat Idul Adha di Masjid, Masih Zona Merah
-
Susul Indonesia dan Singapura, Vietnam Juga Batasi Pergerakan Masyarakat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar