SuaraBatam.id - Setiap penumpang yang datang dan pergi dari Kota Batam wajib menjalani karantina sambil menunggu hasil tes Swab PCR dirilis dan dapat dipastikan negatif dari virus corona.
Penumpang yang datang dari luar negeri ke Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), akan menjalani karantina terlebih dahulu, sambil menunggu . Sehingga, dapat dipastikan aman dan negatif Covid-19.
Hal ini juga berlaku bagi setiap penumpang yang datang di Pelabuhan Internasional Batam Centre dan Harbourbay. Namun, para penumpang kedatangan internasional tersebut akan menjalani skrining sebelum PCR.
"Ada beberapa prosedur yang dilakukan bagi penumpang kedatangan Internasional, menjalani screning dan juga PCR," kata Kapolsek KKP Batam, Polresta Barelang, AKP Budi Hartono.
Budi menjelaskan, tes PCR bagi WNI bisa dilakukan melalui dua cara, yakni dengan fasilitas yang dibiayai oleh negara (Subsidi) atau secara pribadi.
Meski demikian, untuk lokasi karantina juga akan berbeda. Bagi yang PCR yang dibiayai oleh pemerintah, akan ditempat di rusun yang telah disediakan Pemko Batam.
Sedangkan bagi yang melakukan tes PCR secara mandiri atau biaya sendiri, akan dikarantina di sejumlah hotel yang telah direkomendasi Pemko Batam.
"Kalau untuk WNA, tidak ada pilihan. Mereka harus membayar secara pribadi untuk PCR, tidak ada subsidi dari Pemerintah," ujar Kapolsek Budi.
Baca Juga: Andi Arief: Indonesia Menuju Negara Gagal, Penanganan Covid dan Pertumbuhan Ekonomi Gagal
Berita Terkait
-
Ambulans Tak Mampu Imbangi Jumlah Pasien Covid-19, Pemkot Kediri Konversi Mobil Dinas
-
Selama Bulan Juli Zona Kuning RT di Kulon Progo Meningkat Tajam
-
Ini Nomor Kontak Penanganan Covid-19 di Kota Bandung
-
Anggaran Penanganan Covid-19 di DIY Capai Rp242 Miliar, Baru Terpakai 13 Persen
-
Meski Sudah Lakukan Isolasi 14 Hari, Gejala Lanjutan Wajib Diperhatikan Pasien Covid-19
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Menembus Wilayah Kepulauan, Mantri Perempuan BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Tengah
-
Viral Pungli di Jembatan Barelang Batam, Penertiban Dilakukan Besok
-
Pemprov Kepri Buka Suara Jawab Isu Pengurangan Ribuan PPPK
-
BRI Pastikan Seluruh Aktivitas Bisnis Dijalankan Transparan dan Hati-hati
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Wirausaha di Cirebon