SuaraBatam.id - Vaksinasi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau terancam tersendat lantaran stok vaksin Covid-19 yang telah habis.
Disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Meranti, Muhammad Fahri, vaksin Covid-19 di Meranti sudah habis sejak Rabu (7/7/2021) lalu.
Bahkan, tidak hanya Meranti, sejumlah daerah di Riau saat ini juga sudah kehabisan stok vaksin.
"Di provinsi juga kosong. Sedang dalam dalam proses pengiriman," tutur Fahri, Jumat (9/7/2021).
Meski demikian, masih ada satu puskesmas yang masih memiliki beberapa vial vaksin, yakni di Puskesmas Alahair dan RSUD.
"Itu-pun cuma ada 6 vial yang di Puskesmas Alahair. Kalau di RSUD ada 19 vial," kata dia, melansir Batamnews --jaringan Suara.com.
Kondisi tersebut tentunya berdampak pada upaya menyukseskan program vaksinasi yang digalakkan oleh pemerintah saat ini.
Menanggulangi kosongnya stok vaksin, Fahri mengaku telah berkomunikasi ke pihak provinsi untuk segera mengirimkan pasokan vaksin meski belum dapat memastikan kapan vaksin tersebut bisa dikirim ke Meranti.
"Kita masih menunggu, masih belum mendapat kepastian dari provinsi. Yang jelas sudah kita minta untuk segera dikirimkan," tutup Fahri.
Baca Juga: Indonesia Beli Oksigen Konsentrator ke Singapura untuk pasien COVID-19
Berita Terkait
-
Gibran Sebut PPKM Darurat di Solo Belum Maksimal, Mobilitas Masyarakat Cukup Tinggi
-
Baru Terungkap, Rektor IPB Arif Satria Terpapar Covid-19 Varian Delta
-
Pilu Kades Positif COVID-19 Meninggal Dunia Menyusul Istri di Hari yang Sama
-
Makin Menggila! Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Bangka Bertambah Tiga Orang
-
Sherina Munaf Positif Covid-19, Benarkah Virus Corona Bisa Menular Lewat Paket?
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir hingga Teras
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Fokus ESG, BRI Perkuat Peran Keuangan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Perempuan BRI Bersinar, Tiga Penghargaan Diraih di Ajang Infobank 2026
-
Pemprov Kepri Investigasi Kasus Ratusan Siswa Keracunan MBG di Anambas