SuaraBatam.id - Kepolisian kini secara resmi menangkap Nia Ramadhani dan suaminya Ardi Bakrie atas kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Di hadapan petugas, keduanya mengaku jadi pengguna narkoba karena tekanan wabah Covid-19.
"Untuk motif, penyampaian awal di masa pandemi, dia membenarkan. Apalagi suami istri, tekanan kerja. Ya banyak alasan-alasan klasik yang disampaikan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Kamis (8/7/2021).
Ia menyebut, hingga kini penyidik terus menelusuri siapa pengedar narkoba yang memberikan sabu tersebut pada Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.
"Tapi kami akan terus didalami," katanya, melansir Batamnews --jaringan Suara.com.
Disampaikan sebelumnya, dalam kasus narkoba yang melibatkan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie ini, polisi telah menetapkan tiga orang tersangka.
"Tiga ditetapkan tersangka," kata Yusri.
Yusri mengungkapkan, ketiganya dibekuk di daerah Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (7/7) sekira pukul 15.00.
"Pertama ZN, laki-laki 43 tahun. Dia adalah sopir juga membantu di kediaman dua tersangka lainnya," kata Yusri.
"Kedua, perempuan RA, 31 tahun seorang ibu rumah tangga. Ketiga, AAB 42 tahun, laki-laki seorang karyawan swasta," ujarnya lagi.
Baca Juga: Duh! Kasus Positif Covid-19 Bali Bertambah 145
Yusri kembali menegaskan, bahwa RA dan AAB merupakan suami istri.
"RA dan AAB suami istri. RA seorang publik figur," katanya.
Berita Terkait
-
Langgar PPKM Darurat, Plaza Kenari Mas Ditutup
-
Tes Urine Positif Sabu, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditetapkan Tersangka
-
Resmi Jadi Tersangka Kasus Sabu, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Terancam Penjara 4 Tahun
-
Kasus Aktif Covid-19 Tembus 100 Ribu, Anies Ngadu ke Luhut Minta Penambahan Kapasitas RS
-
Sebelum Pandemi Covid-19, Indonesia Telah Alami Beban Ganda Penyakit, Apa Maksudnya?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar