SuaraBatam.id - Ledakan terjadi Karimun, Kepulauan Riau. Sebanyak 2 pekerja terbakar.
Ledakan terjadi di PT Multi Ocean Shipyard atau MOS Karimun, Kepulauan Riau. Korban dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kecelakaan kerja akibat ledakan tabung gas.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (3/7/2021) siang. Dua orang pekerja tersebut dilaporkan mengalami luka bakar.
Keterangan dari Safety Officer PT MOS, Dedi, bahwa saat dua pekerja yang menjadi korban ledakan tabung gas sedang dalam perawatan.
"Saat ini, keduanya lagi dalam penanganan," kata Dedi.
Disebutkan Dedi, dua orang pekerja itu terkena semburan api dari ledakan tabung gas. Saat dibawa ke rumah sakit, keduanya masih dalam keadaan sadar.
Di mana, saat terjadinya ledakan, jarak korban berada sekitar 6 hingga 7 meter dari tabung yang meledak. Sehingga luka yang didapat pada bagian kepala tidak terlalu parah.
"Jarak korban dengan lokasi ledakan sekitar 6 hingga 7 meter lah. Lukanya di bagian kepala," ucapnya.
Perihal penyebab tabung gas tersebut meledak, Dedi menyebut masih dilakukan penyelidikan.
"Saya belum tahu penyebabnya, masih akan kami selidiki dulu," kata Dedi.
Baca Juga: Viral Pria Atraksi Menari di Atas Motor, Publik: Efek Gagal Vaksin Nih!
Kedua korban, berprofesi sebagai Fitter dan Welder, tengah melakukan pekerjaan perbaikan kapal mini tanker Sukses Energi 32 milik perusahaan kapal Soechi Lines dari Jakarta.
Begitu kejadian tabung gas meledak, Dedi menyebut pihaknya langsung melakukan upaya penyelamatan terhadap kedua korban.
"Lagi repair kapal mini tanker Sukses Energi milik PT Soechi dari Jakarta. Kedua korban ada di bagian luar kapal, makanya dugaan sementara kita mereka terkena semburan api," ujarnya.
Berita Terkait
-
Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan
-
Mensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kepri
-
Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara
-
Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi
-
Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ajudan Pribadi Gubernur Kepri Terseret Isu Pengawalan Bos Judi Online
-
Per Maret 2026, Holding UMi Telah Menjangkau Lebih dari 33,7 Juta Pelaku Usaha
-
Per Maret 2026, BRILink Agen Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
-
Ratusan Warga Asing Digerebek di Apartemen Baloi View, Imigrasi Batam Beri Penjelasan
-
Warga Batam Diminta Tampung Air Banyak-banyak, Besok Aliran Mati di Berbagai Wilayah