SuaraBatam.id - Ekonom Senior yang kerap mengkritik pemerintahan, Rizal Ramli menyebut Presiden Joko Widodo kerap mengeluarkan kebijakan yang serampangan.
Akibatnya, pria yang menjabat sebagai menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia itu menilai Presiden jokowi mengorbankan rakyat akibat kebijakannya yang ia anggap serampangan.
Tidak tanggung-tanggung ia menuding Jokwi membuat Indonesia makin hancur sehingga Rizal mengatakan, dirinya tidak ingin Jokowi menyelesaikan periode jabatannya hingga 2024.
“Kasihan rakyat Indonesia dikorbanin. Dua tahun ini kan udah ancur-ancuran, masa mau ditambahin lagi tiga tahun. Itu juga
menghindari konsekuensinya, karena kalau nanti rakyat marah, ingat di Korea kan, tiga presiden dan ketiganya mantan Jenderal masuk penjara semua. Kita kan gak ingin itu terjadi,” kata dia, melansir Hops.id (jaringan Suara.com).
Menurutnya, Presiden Jokowi hanya hebat bagi buzzer dan influencer. Namun, banyak rakyat tidak puas dengan kinerjanya.
“Udahlah Pak Jokowi hebat karena ada buzzer, influencer yang terus memuji-muji Pak Jokowi. Mengabulkan fakta, menawarkan ilusi dan menghancurkan orang-orang yang berbeda pendapat. Hebatnya cuma di mata buzzer doang, bukan di mata rakyat Indonesia. Jadi saya mohon maaf, Mas Jokowi sebaiknya mundurin diri lah,” tutupnya.
Untuk diketahui, Rizal Ramli merupakan menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia pada periode pertama kepemimpinan Joko Widodo. Namun, belum genap satu tahun, ia dicopot dari jabatan tersebut.
Berita Terkait
-
Klaim Rakyat Sudah Kecewa dan Sering Dihina, Rizal Ramli: Kasihan, Pak Jokowi Mundur Saja
-
Tinjau Vaksinasi di Stadion Pakansari Bogor, Presiden Jokowi Minta Rinciannya
-
Presiden Jokowi Akan Berkunjung ke Kabupaten Wajo, Resmikan Proyek Ini
-
Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Stasiun Bogor, Ini Pesan Presiden Jokowi
-
Tanggapi Maraknya Buzzer di Media Sosial, Rizal Ramli: Inilah Sampah Demokrasi
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kick-off Perayaan HUT ke-131, BRI Kedepankan Semangat Ekonomi Kerakyatan
-
Gandeng Kemlu, BRI Dorong Investasi Global dan Perluas Akses UMKM ke Pasar Internasional
-
Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam
-
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun
-
Nelayan Anambas Terombang-ambing Berhari-hari hingga Lautan Malaysia