SuaraBatam.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nias Utara, Yafeti Nazara ketahuan tengah pesta narkoba ditemani dengan dua rekan serta lima teman wanita di sebuah karaoke di Medan pada Minggu (13/5/2021).
Yafeti disebut diamankan saat dia tengah melakukan perjalanan dinas yang ternyata justru dihabiskan dengan pesta narkoba.
Padahal, menukil dari laman resmi Kementerian Keuangan, biaya perjalanan dinas termasuk transportasi, penginapan bahkan biaya harian ditanggung oleh negara yang secara tidak langsung adalah uang rakyat.
Kronologi penangkapan Yafeti berawal saat Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko memimpin langsung razia protokol kesehatan.
Saat menggerebek sebuah tempat karaoke di Jalan Adam Malik, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, petugas menemukan adanya puluhan orang tengah mabuk narkoba.
Polisi lantas memeriksa secara menyeluruh terhadap pengunjung dan pegawai karaoke. Polisi kemudian mengamankan dua pegawai karaoke.
Dari keduanya, ditemukan satu buah tas berisikan 18 butir pil ekstasi warna biru merek Rolex yang disimpan di dalam kotak permen Happydent dan tujuh butir pil ekstasi kuning merek Moncler di dalam kotak permen warna putih.
Kepada polisi, keduanya mengaku pil ekstasi itu akan dijual kepada pengunjung seharga Rp300 ribu.
Tidak berhenti disitu, polisi kembali melakukan penggeledahan setiap ruangan. Kemudian, di ruang KTV 201, ditemukan ada sembilan orang yang tengah asyik dugem.
Baca Juga: Lewat Kantor Pos, 5.385 Pil Ekstasi Asal Jerman Diselundupkan ke Jakarta
Usai dilakukan pemeriksaan terhadap identitas para pengunjung, ternyata orang-orang di dalam karaoke sebagian berstatus sebagai pejabat. Diantaranya Sekda Nias Utara, Yafeti Nazara (57), pejabat BUMD Yuliman Azwir Zega (42), pegawai BUMD Ronald Alexander Ginting (39). Ketiga pejabat itu ditemani lima orang wanita yang diduga biduan dalam ruangan tersebut.
Awalnya, dijelaskan oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko, Yafeti Nazara mengaku sebagai aparatur sipil negara (ASN) biasa di Dinas Kesehatan Nias Utara.
“Pada saat diamankan mengaku ASN dari Dinas Kesehatan Nias Utara. Dia diamankan di KTV B Jalan Adam Malik,” kata Riko Sunarko, Minggu (13/6/2021) malam.
Namun, Paur Subbag Humas Polres Nias, Aiptu Yadsen F. Hulu lantas mengungkap identitas Yafeti Nazara.
“Iya memang Sekda dia (Yafeti). Nah, dia dari Kepala Dinas Kesehatan kian itu,” kata Yadsen, Senin (14/6/2021).
Sekda Nias Utara Diduga Konsumsi Narkoba
Berita Terkait
-
Puluhan Pengunjung KTV di Medan Ditangkap, Begini Reaksi Bobby Nasution
-
Ditangkap di Medan, Sekda Nias Utara Positif Narkoba, Bupati: Jika Tersangka Kita Copot
-
Polisi Minta Bobby Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam Diduga Sediakan Narkoba
-
Sekda Nias Utara Ditangkap Terlibat Narkoba, PDIP Minta Seluruh ASN Dites Urine
-
Ditangkap di Medan, Sekda Nias Utara Pakai Baju Tahanan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar