SuaraBatam.id - Belum lama ini menteri pertahanan yang juga pentolan Partai Gerindra menjadi tamu dalam Podcast Deddy Corbuzier.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo Subianto blak-blakan menyebut ada banyak pihak yang tidak suka dirinya ditunjuk jadi menteri pertahanan, terlebih dari kalangan dekat Presiden Jokowi.
Alasannya tidak lain karena Prabowo ditakutkan bakal melakukan kudeta jika diberi jabatan strategis menteri pertahanan.
Di hadapan Deddy Corbuzier, Prabowo mengaku memang kecewa dengan kekalahannya dalam Pemilu Presiden pada tahun 2019 lalu.
“Kalau kecewa pasti ada, manusiawi,” kata Prabowo.
Namun, meski kecewa, Prabowo lantas menerima tawaran Jokowi menjadi menteri pertahanan dalam kabinetnya, apa alasannya?
“Saya juga mau mengabdi untuk Indonesia. Lha kalau sama-sama mau mengabdi untuk Indonesia, kok harus melawan? Kan lebih baik dua-duanya kerjasama, untuk mengabdi, untuk merah putih,” kata Prabowo.
Ia juga meyakini, meski tidak secara gamblang terlihat, ada banyak kalangan yang dekat dengan Jokowi sangat tidak menyukainya. Menurutnya hal itu bukan jadi halangan bagi dia untuk bersama membangun indonesia.
“‘Ngapain (ajak Prabowo jadi Menhan), bahaya, nanti dia kudeta lagi’. Muka gue muka kudeta kali ya,” kata Prabowo sambil tertawa berseloroh.
Baca Juga: Prabowo Blak-blakan Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi, Dicurigai akan Kudeta
Tidak hanya dari kalangan dekat Jokowi, pertentangan juga datang dari pendukungnya sendiri. Bahkan, internal Partai Gerindra.
Menjawab pertentangan tersebut, ia lantas menyebut, alasannya mau jadi menteri Pertahanan dari lawan politiknya semata-mata demi mengabdi kepada Indonesia. Ia bersama Jokowi berharap bisa membangun Indonesia yang lebih baik.
“Intinya itu, bahwa saya yakin pak Jokowi bekerja untuk merah putih. Itu yang saya bilang ke beliau. Saya bilang, ‘pak, saya yakin di dalam hati bapak, merah putih, Pancasila. Karena itu saya mendukung bapak’,” kata Prabowo.
Berita Terkait
-
Tak Disukai Orang-orang Jokowi karena "Muka Kudeta", Gerindra: Prabowo Bercanda
-
Presiden Jokowi Minta Pemerintah Kota Gelar Vaksinasi di Stadion Sepak Bola
-
Tinjau Vaksinasi Massal di Bekasi, Presiden Jokowi Ingin Segera Capai Herd Immunity
-
Prabowo Borong 8 Kapal Perang Italia, Eks Petinggi TNI AL Berikan Catatan Ini
-
Tak Disukai di Lingkaran Jokowi karena Berbahaya, Prabowo: Muka Gue Muka Kudeta Kali
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
ABK Kasus Sabu 2 Ton Bebas Hukuman Mati, Habiburokhman Bilang Begini
-
Apa Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Kata Ketua PERBANAS
-
Transformasi BRIVolution Reignite Perkuat Kinerja, Laba Anak Usaha BRI Group Tembus Rp10,38 Triliun
-
Kasus Sabu 2 Ton, ABK Fandi Ramadhan Akhirnya Bebas dari Hukuman Mati
-
Silaturahmi Ramadan BRI: Aset Tembus Rp2.135 Triliun, Dukungan Jurnalisme Rp250 Juta