SuaraBatam.id - Bayi positif COVID-19 berusia 7 bulan di Bintan. Hal itu dipastikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, Kepulauan Riau
Di Bintan ada penambahan kasus baru Covid-19. Terdapat 61 kasus baru dari enam kecamatan pada Jumat (11/6/2021) lalu.
Kepala Dinkes Bintan, dr Gama AF Isnaeni, mengatakan 61 warga yang positif Covid-19 itu terdiri dari 21 pria dan 40 wanita. Mereka sudah ditetapkan sebagai pasien positif kasus ke 1.797-1.857.
"Jadi Jumat (11/6/2021) itu ada tambahan 61 orang yang positif Covid-19. Di hari yang sama juga ada 19 pasien yang sembuh dari virus tersebut," ujar Gama, Sabtu (12/6/2021).
Dari 61 orang yang tertular virus corona, 7 diantaranya dari kalangan balita dan lansia. Untuk balita antara lain WN (4) asal Kecamatan Bintan Utara, QSS (7 bulan) asal Kecamatan Bintan Utara dan AN balita (6) asal Kecamatan Gunung Kijang.
Sementara dari kalangan lansia meliputi NRD (67) asal Kecamatan Teluk Bintan, NT (71) Kecamatan Bintan Utara, ET (71) Kecamatan Bintan Utara, dan PS (69) Kecamatan Bintan Utara.
"Balita yang positif semuanya berjenis kelamin wanita. Kalau lansia 2 wanita dan 2 pria," jelasnya.
Secara rinci, kata Gama, pasien positif Corona tambahan ini berasal dari Kecamatan Bintan Utara ada 25 orang, Bintan Timur ada 10 orang, Seri Kuala Lobam ada 9 orang, Gunung Kijang ada 8 orang, Bintan Pesisir ada 6 orang, dan Teluk Bintan ada 3 orang.
"Hanya 12 orang yang mengalami sakit dengan gejala demam, batuk, pilek, dan nyeri perut. Selebihnya 49 orang tidak bergejala sedikit pun alias sehat seperti biasanya," katanya.
Dengan adanya tambahan 61 orang ini jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bintan mencapai 1.857 orang. Dari total tersebut, 1.498 orang berhasil sembuh dan 38 orang lagi meninggal dunia. Sehingga pasien yang masih menjalani isolasi atau masuk kasus aktif ada 321 orang.
"Khusus 61 orang ini 3 diantaranya isolasi di rumah sakit yaitu RSUD Engku Haji Daud EHD Tanjunguban, RSUP Raja Ahmad Tabib RAT Kepri dan RSUD Kota Tanjungpinang. Sementara 59 orang lainnya isolasi secara mandiri," ucapnya.
Berita Terkait
-
Sidak ke Kepulauan Riau, Mentan Amran Bongkar 1.000 Ton Beras Ilegal: Ini Harus Diusut Tuntas
-
Petaka di Pelabuhan Tanjung Buton: Jembatan Ambruk, Avanza Hanyut, dan Alasan di Balik Tragedi
-
Penjaga Rimba Bawah Air: Iwan Winarto Pahlawan Sunyi Penyelamat Laut Bintan
-
Karir Ambyar! Brigadir YAAS Dipecat Polda Kepri Usai Aniaya Calon Istri yang Hamil
-
KKP Amankan Kapal Ikan Asing Ilegal di Perairan Natuna
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen