SuaraBatam.id - Pemkab Kepulauan Meranti bakal memperpanjang larangan operasional tempat hiburan selama dua bulan ke depan. Hal itu dilakukan guna memutus mata rantai dan menekan penyebaran Covid-19 di Meranti.
Penutupan dimulai sejak hari pertama Ramadan 13 April yang lalu hingga dua bulan lamanya. Jika diperpanjang dua bulan lagi, berarti larangan operasional tempat hiburan berlanjut sampai Agustus mendatang.
"Sampai sekarang masih tutup, dan mungkin akan kita perpanjang lagi," ujar Bupati Meranti, Muhammad Adil, Kamis (10/6/2021).
Ia mengatakan, selama ini tempat hiburan yang beroperasi di wilayah Selatpanjang kerap ditemui lalai dalam penerapan protokol kesehatan (prokes).
"Tempat-tempat hiburan tahu kan? Pasti tidak pakai masker, pasti pakai pakaian minim, rok pendek, terbuka gitu. Makanya ini untuk sementara masih kita tutup dan akan kita perpanjang," kata dia melansir Batamnews --jaringan Suara.com.
Kebijakan penutupan tempat hiburan diambil lantaran tidak ada pertimbangan lain dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.
"Risau saja kalau itu (tempat hiburan) masih dibuka. Ya kan, takutnya banyak yang tak baik terjadi nanti," katanya.
Perintah penutupan tempat hiburan sudah disampaikan kepada pihak terkait. Meski demikian, Adil tak menutup kemungkinan akan memberi izin tempat hiburan untuk kembali dibuka. Asalkan kasus Covid-19 di Meranti dinilai sudah aman.
"Sudah aman belum kita dari Covid-19? Kalau belum jangan dibuka dulu. Jadi pekerja-pekerja tempat hiburan santai dulu lah di rumah. Kalau sudah aman mungkin akan kita buka lagi," tutup eks Anggota DPRD Provinsi Riau itu.
Baca Juga: Heboh Bupati Meranti Buat Kerumunan, Begini Respons Syamsuar
Berita Terkait
-
Terungkap, Penyebaran Covid-19 Melalui Anak Terjadi di Gerendeng Tangerang
-
Harga Kedelai di Meranti Hampir Naik Dua Kali Lipat, Pedagang Serba Salah
-
Mau Buka PTM Juli, Kemendikbud Ristek: Pengawasan Prokes di Sekolah Masih Jadi Persoalan
-
Bupati Meranti Ajak Pegawai Ramaikan Kedai Kopi, Ini Kata Satgas Covid-19
-
Nekat Beroperasi, Bobby Nasution Ancam Tutup Tempat Hiburan Malam
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan
-
Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi