SuaraBatam.id - Salah satu tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau KAMI, Din Syamsuddin mengkritik kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang ia sebut mengarah untuk memisahkan Pancasila dari agama.
Bahkan, Din Syamsuddin mengklaim, kepemimpinan jokowi lebih buruk jika dibandingkan dengan masa presiden Soeharto.
Ia beralasan, Soeharto mampu menghidupkan nilai-nilai agama di tubuh Pancasila sehingga membuat agama dan Pancasila bisa selaras.
“Yang paling penting adalah Pak Harto mendudukan Pancasila dan agama secara proporsional. Agama menyatu dengan Pancasila. Pancasila menyatu dengan agama. Tidak membenturkannya dan apalagi menyapihnya,” ujar Din Syamsuddin.
Menurutnya, pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo justru ingin memisahkan Pancasila dan agama. Ia meyakini hal ini jauh lebih baik saat Indonesia dipimpin Soeharto.
“Sekarang ini yang berbahaya adalah ingin memisahkan Pancasila dari agama. Tidak mungkin negara Pancasila akan menghapus agama. Maka kita akan mengenang kebaikan-kebaikan Pak Harto,” kata dia, melansir Terkini.id --jaringan Suara.com.
Tidk hanya itu, Din Syamsuddin mengatakan, saat Soeharto menjabat presiden, Indonesia sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kesatuan di tengah keberagaman.
“Era ini, pembangunan terlalu difokuskan pada infrastruktur fisik. Sementara nonfisik terabaikan. Era Soeharto agama sangat di kedepankan. Termasuk kerukunan antarumat beragama. Bahkan ada kecenderungan merajut sebagai pencipta solidaritas,” tuturnya.
“Nah ini yang kurang dilakukan pemimpin setelahnya. Yang bahkan mendorong terjadinya perpecahan di kalangan umat beragama bahkan dalam satu agama,” sambung dia.
Baca Juga: Bicara Pancasila & Agama, Din Syamsuddin Bandingkan Jokowi sama Era Soeharto
Berita Terkait
-
Kenang Kebaikan Soeharto, Din Sebut Rezim Jokowi Ingin Pisahkan Pancasila dari Agama
-
Keren! UMS Masuk Tiga Besar Universitas Swasta Terbaik
-
Dari Kampung Rambutan, Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Pelabuhan Tanjung Priok
-
Alasan Jokowi Prioritaskan Vaksinasi Massal di Terminal Kampung Rambutan
-
Bicara Pancasila & Agama, Din Syamsuddin Bandingkan Jokowi sama Era Soeharto
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM
-
Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid