SuaraBatam.id - Samsul Arifin (28) pelaku pembunuhan Kuo Hong (60) Selasa (8/6/2021) kemarin beralasan nekat membunuh korban lantaran sakit hati akibat dipecat oleh anak korban.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Andri Kurniawan menuturkan fakta ini berasal dari pernyataan dari pelaku yang berhasil diamankan oleh petugas, Rabu (9/6/2021) siang di kost pelaku yang berada di kawasan Punggur.
"Pelaku ini sakit hati karena dipecat oleh anak korban sejak Februari lalu," singkatnya, Rabu (9/6/2021) melalui sambungan telepon.
Meski demikian, Andri belum dapat merincikan terkait pekerjaan yang dilakoni oleh pelaku saat masih bekerja bersama dengan anak korban. Namun, pihak kepolisian memastikan pelaku sudah sejak lama merencanakan pembunuhan ini.
"Tapi dia (pelaku) ini sudah merencanakan akan balas dendam terhadap mantan bos nya," paparnya.
Sebelumnya, Samsul ditangkap karena menjadi pelaku pembunuhan terhadap korban bernama Kuo Hong (60), warga Perumahan Cluster Everfresh, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau.
Korban sendiri diketahui meninggal dunia oleh keluarganya pada Selasa (8/6/2021) sore sekitar pukul 16.00 wib, setelah korban tidak merespon saat pihak keluarga berusaha membangunkan korban.
Kecurigaan korban dibunuh kemudian muncul setelah petugas identifikasi menemukan adanya tanda kekerasan di bagian leher korban.
Saat diamankan, pelaku berusaha melarikan diri sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan terukur dengan menembakkan timah panas pada kedua kaki pelaku.
Baca Juga: Tragis! Kakek di Dairi Tewas Dianiaya Anak Tiri Pakai Alu
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Sebelum Ditemukan Tewas Dibunuh, Korban Sempat Cerita Sering Dikunjungi Mantan Suami
-
Kesaksian Tetangga Sebelum RM Tewas di Cengkareng: Pergi 2 Minggu-Warnai Rambut
-
Sebelum Tewas Terbungkus Selimut di Indekos Cengkareng, RM Curhat soal Eks Suami
-
Wanita Indekos di Cengkareng Tewas Terbungkus Seprai, RM Sempat Curhat Masalah Gaji
-
Pembunuh Wanita Paruh Baya di Ever Fresh Berhasil Diringkus Saat Akan Kabur Dari Batam
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta