SuaraBatam.id - Seorang perempuan berusia lanjut dilaporkan meninggal dunia usai dua minggu sebelumnya menjalani operasi di Rumah Sakit Mayo di Lahore, Pakistan.
Belakangan diketahui, pria yang mengoperasi pasien bernama Shameema Begum itu ternyata bukanlah seorang dokter melainkan mantan satpam di rumah sakit tersebut yang sudah dipecat dua tahun lalu.
Sebelumnya, lansia itu mendatangi rumah sakit umum untuk merawat luka di punggungnya. Melansir World of Buzz, mantan satpam bernama Muhammad Waheed Butt itu lantas datang dan mengaku sebagai dokter hingga mengoperasinya.
Seperti biasa, keluarga kemudian membayar semua biaya termasuk operasi serta dua kunjungan rumah untuk pembalut luka.
Namun, kondisi pasien itu justru semakin memburuk dan mereka membawanya kembali ke rumah sakit.
Saat itulah mereka menyadari bahwa dokter tersebut adalah penipu yang merupakan mantan satpam yang telah dipecat oleh rumah sakit dua tahun lalu karena memeras uang dari pasien.
Ini bukan pertama kalinya mantan satpam berpura-pura sebagai dokter karena ia pernah melakukan kunjungan rumah ke pasien lain di masa lalu.
“Kami tidak dapat mengikuti apa yang dilakukan setiap dokter dan apa yang dilakukan setiap orang setiap saat. Ini rumah sakit besar,” kata seorang pejabat administrasi Rumah Sakit Mayo, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Pejabat itu juga mengaku, pihak rumah sakit tidak mengetahui jenis operasi apa yang dilakukan dokter gadungan pada wanita itu.
Baca Juga: Ternyata Palsu, Dokter Kecantikan Gadungan Bikin Wajah Belasan Pasiennya Cacat
Otopsi akan dilakukan untuk melihat apakah kematian wanita itu terkait dengan operasi yang gagal yang dia lakukan, lapor outlet berita Dawn.
Berita Terkait
-
Bicara Sepak Terjang KPK, Pakar Hukum: Sisa Presiden dan Wapres yang Belum Kena OTT
-
Innalillahi, Dokter RSD Madani Pekanbaru Meninggal karena Covid-19
-
Waduh! Dokter Reisa Sebut Ada Lebih dari 8 Ribu Hoaks Seputar COVID-19
-
Diintai 3 Tahun, FBI dan Polisi Australia Berhasil Jerat Ratusan Penjahat Internasional
-
Nekat! Satpam Curi 1,6 Ton Besi Proyek KSPN Borobudur
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar