SuaraBatam.id - Pengamat politik yang juga mantan politisi partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean turut mengomentari isu adanya tiga periode kepemimpinan presiden.
Dalam cuitan melalui akun Twitter-nya, ia mengisyaratkan mendukung Presiden Joko widodo untuk maju tiga periode.
Bahkan, menurutnya, hal itu lebih baik dibandingkan dengan adanya ajang perebutan kekuasaan pada pemilu 2024 nanti.
Ia mengaku khawatir jika kekuasaan justru membuat para calon presiden tidak berkualitas saling sikut dan maju hingga menunjukkan arogansi politik.
Sehingga, ia berpendapat, jika pemilu 2024 nanti terjadi seperti itu maka lebih baik mempertahankan yang ada saat ini demi kepentingan bangsa.
“Fokus pikiran saya, JIKA PEMILU 2024 HANYA AJANG BAGI KEKUASAAN DENGAN MEMAJUKAN CALON TAK BERKUALITAS DIATAS AROGANSI POLITIK, MAKA LEBIH BAIK MEMPERTAHANKAN YANG ADA DEMI KEBAIKAN BANGSA..!” tulis Ferdinand Hutahaean, dikutip terkini.id (jaringan Suara.com), Senin (7/6/2021).
Ia lantas mencuitkan kalimat kiasan yang mengarah pada dukungannya terhadap tiga periode jabatan presiden.
“Tak perlu kita berjudi hanya untuk kalah. Jangan berenang untuk hanyut..!” pungkas Ferdinand.
Belakangan, isu jabatan tiga periode untuk presiden semakin sering dibicarakan. Meski demikian, Presiden Joko Widodo sebelumnya sudah menyampaikan, dirinya hanya akan sampai dua periode saja sesuai aturan yang berlaku, bukan tiga periode.
Baca Juga: Andi Arief Sebut PDIP Ogah Koalisi dengan Demokrat karena Megawati 2 Kali Kalah dari SBY
Presiden Jokowi mengaku tak berminat dan bahkan tidak ada niat untuk kembali bertarung dalam pilpres 2024 mendatang.
Berita Terkait
-
Duet AHY-Airlangga Hartarto, Petinggi Demokrat Sampaikan Prediksi Ini
-
Hasil Survei Parameter: PDIP Tertinggi, Elektabilitas Demokrat Naik
-
Respon Wacana Jokowi Tiga Periode, AHY: Kita Kembali ke Masa Kelam
-
Muncul Seruan SBY Turun Tangan Lobi Arab Saudi karena Pemberangkatan Haji 2021 Batal
-
Wacanakan Duet Muhaimin - AHY di Pilpres 2024, PKB: Bagus, Lebih Fresh
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kick-off Perayaan HUT ke-131, BRI Kedepankan Semangat Ekonomi Kerakyatan
-
Gandeng Kemlu, BRI Dorong Investasi Global dan Perluas Akses UMKM ke Pasar Internasional
-
Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam
-
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun
-
Nelayan Anambas Terombang-ambing Berhari-hari hingga Lautan Malaysia