SuaraBatam.id - Baru-baru ini, tim yustisi wabah virus corona membubarkan acara yang digelar di rumah pribadi Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil.
Pada Kamis (27/5/2021) kemarin, pantauan di lokasi tersebut ada lebih dari 50 orang yang yang hadir dan mendengarkan pemaparan dari tim dari Polres Meranti dan Koramil 02 Tebingtinggi.
Saat tim gabungan tiba, puluhan warga memang nampak hendak membubarkan diri. Beberapa orang keluar dari halaman rumah Adil dengan membawa bingkisan berupa nasi kotak.
Sementara, Adil sendiri berada di kediamannya, sehingga dipastikan ia mengetahui adanya kerumunan tersebut.
Merujuk pada undangan yang beredar pada ketua tim AOK (Adil Orang Kite) tiap kecamatan dan desa, acara tersebut menindaklanjuti musyawarah pada 18 Mei lalu serta rapat koordinasi dengan pihak terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Kepala Bagian Ops Polres Meranti, Kompol Joni Wardi mengatakan, pembubaran kerumunan tersebut untuk mengantisipasi terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19.
Sementara, disampaikan Kepala Satuan Intel Polres Meranti, AKP Syaiful, mengaku terpaksa membubarkan acara tersebut usai mendapatkan perintah langsung dari Kapolres AKBP Eko Wimpiyanto dan laporan warga.
Tim gabungan juga tidak segan-segan dalam penertiban kali ini meski kediaman bupati sekalipun.
"Kerumunan massa di rumah Bupati ini kita bubarkan karena tidak menerapkan protokol kesehatan. Kita tidak pilih kasih dalam melakukan tindakan. Seharusnya Bupati harus mencerminkan dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakatnya. Apalagi Bupati juga sebagai tim Satgas Covid-19 di kabupaten," kata Syaiful.
Baca Juga: TOK! Habib Rizieq Divonis Denda Rp 20 Juta Kasus Prokes Megamendung Bogor
Sementara itu Ketua tim AOK Meranti, Zainuddin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda silaturahmi Idulfitri antar sesama tim pemenangan di setiap kecamatan.
"Acaranya cuma sebentar dalam rangka silaturahmi Idulfitri. Dan yang saya undang pun hanya perwakilan setiap kecamatan yang saya hubungi via telepon. Saya pun tidak menyangka bisa datang seramai ini dan mereka pun menumpang berteduh disini karena hari hujan," kata Zainuddin.
Ditambahkan lagi, acara tersebut merupakan inisiatif darinya dan tidak ada campur tangan Bupati dalam agenda tersebut.
"Kenapa dibuat di sini? Karena halamannya luas dan kami tidak harus menyewakan tempat," pungkasnya. [Batamnews]
Berita Terkait
-
Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan JPU, Habib Rizieq Bebas Juli 2021
-
Lika Liku Kasus Kerumunan Habib Rizieq di Megamendung Bogor
-
Kuasa Hukum Bantah Galang Donasi untuk Bayar Denda Habib Rizieq
-
Divonis 8 Bulan Penjara, Habib Rizieq Bakal Bebas Juli Mendatang
-
Habib Rizieq Hadapi Vonis Kasus Kerumunan Megamendung dan Petamburan
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya