SuaraBatam.id - Kementerian Kesehatan Palestina mencatat, setidaknya 232 warga Palestina termasuk 65 anak-anak selama 10 hari belakangan akibat serangan Israel.
Melansir The New Arab, 6.000 warga lainnya terluka di seluruh wilayah Palestina akibat konflik antara Israel dan Hamas. Sedangkan otoritas Israel melaporkan adanya 12 orang Israel yang juga tewas.
Saat ini, Israel dan kelompok yang menguasai Gaza, Hamas sudah menyetujui adanya gencatan senjata.
Kabar yang ditengahi oleh Mesir ini disambut dengan suka cita warga Gaza di tengah kehancuran serangan Israel.
Serangan paling anyar Israel benar-benar meluluh lantakkan Gaza. Hal ini kian memperburuk infrastruktur Gaza usai mengalami blokade selama 14 tahun, merusak sekolah, pusat kesehatan, rumah, dan pabrik.
Persediaan medis, air dan bahan bakar untuk listrik menipis di wilayah itu, lantaran Israel dan Mesir memberlakukan blokade setelah Hamas merebut kekuasaan dari Otoritas Palestina pada 2007.
Berita Terkait
-
Sayangkan Sedikit Warga Israel Tewas, Reporter Televisi Langsung Dipecat
-
Orator Aksi Bela Palestina di Depan Kedubes AS: Musnahkan Israel
-
Donasi untuk Palestina di Balikpapan, Terkumpul Rp 15 Juta
-
Hendak Bakar Bendera Israel, Demonstran Bertopeng Salvador Dali Ditangkap
-
Aksi Solidaritas Dukung Palestina di Jakarta
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin