SuaraBatam.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini berpeluang menguat meski masih dibayangi kekhawatiran kenaikan kasus COVID-19 pascalebaran.
IHSG dibuka melemah 0,95 poin atau 0,02 persen ke posisi 5.759,63. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,73 poin atau 0,09 persen ke posisi 854,03.
"Sentimen domestik, terutama dari kekhawatiran kenaikan kasus baru COVID-19 di Indonesia pascalibur panjang menjadi salah satu faktor yang membayangi pergerakan IHSG," tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (20/5/2021).
Kasus Covid-19 yang terus menggunung dikhawatirkan diikuti dengan pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat yang berpotensi menghambat laju pemulihan ekonomi di Indonesia.
Sementara faktor lainnya, pelaku pasar merespons risalah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) The Fed yang memicu kekhawatiran bahwa bank sentral AS berpeluang melakukan tapering di sisi pembelian obligasi, terutama jika laju pemulihan ekonomi di AS berlangsung sangat cepat.
Secara teknikal, IHSG berpeluang mencatatkan technical rebound ke kisaran 5.800-5.830, jika bertahan di atas support level 5.750 pada perdagangan hari ini.
Sebaliknya, jika pelemahan IHSG masih berlanjut, support level berikutnya berada pada kisaran level 5.600.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 43,62 poin atau 0,16 persen ke 28.088,07, indeks Hang Seng turun 102,44 poin atau 0,36 persen ke 28.491,37, dan indeks Straits Times meningkat 23,32 poin atau 0,75 persen ke 3.127,53.
Baca Juga: Masih Dalam Tekanan, IHSG Dibuka Naik Tipis di Level 5.836
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar