SuaraBatam.id - Warga Batam tetap disuntik vaksin AstraZeneca. Meski Pemerintah memutuskan menghentikan penggunaan vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca dengan nomor produksi (batch) CTMAV547.
Vaksin AstraZeneca dengan batch lainnya masih tetap digunakan, termasuk di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan penggunaan vaksin AstraZeneca masih tetap dilakukan, karena batch yang ada di Batam merupakan CTMAV548.
"Alhamdulillah kita tidak menggunakan vaksin AstraZaneca dengan batch (yang disetop penggunaannya) itu. Kita memakai batch 548," ujar Didi, Selasa (18/5/2021).
Sebelumnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca batch CTMAV547 untuk pengujian toksisitas dan sterilitas oleh BPOM.
Sementara itu, 6.000 vial vaksin AstraZaneca batch CTMAV548 tiba di Batam beberapa waktu lalu. Didi menjelaskan vaksin tersebut diberikan hanya pada penerima dosis kedua.
“Jadi yang sudah vaksinasi AztraZeneca dosis pertama, itu yang menjadi penerima dari 6.000 vial tersebut, penerimanya adalah lansia, pekerja publik, ASN, guru dan wartawan,” katanya.
Berita Terkait
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Jaksa yang Tuntut Mati ABK Fandi Ramadhan Minta Maaf, Akui Jadi Bahan Evaluasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti