SuaraBatam.id - Pria penggorok leher wanita di Hotel Holie Batam sempat digebuki warga. Kini H, sang pelaku sudah ditangkap polisi.
Perempuan yang digorok itu dicurigai sebagai cewek open BO.
Pelaku berinisial H (23) diketahui merupakan pria pengguna jasa layanan seks cewek itu. Korban berinisial D berusia 27 tahun.
Kanit Reskrim Polsek Batuaji Iptu Thetio N, pelaku sempat dihajar warga setelah mencoba melarikan diri di kawasan Paradise, Batuaji.
"Iya benar sudah diamankan," ucapnya.
H ditangkap setelah lebih dari 12 jam diburu polisi. Ia kini diamankan di Mapolsek Batuaji untuk proses hukum selanjutnya.
Kronologis
Kapolres Batuaji AKBP Jun Chaidir menjelaskan proses penangkapan pelaku yang diketahui berinisial H (23), terjadi setelah aksi kejar-kejaran antara pelaku dan masyarakat yang ada di sekitar lokasi kejadian.
"Setelah menikam korban di bagian leher, pelaku panik dan berusaha melarikan diri. Beruntung petugas Kepolisian yang turun ke lokasi, dibantu oleh masyarakat saat dia berusaha melarikan diri," paparnya.
Pelarian pelaku sendiri, akhirnya gagal saat berada di kawasan Perumahan Paradise Batuaji, dikarenakan pencegatan yang dilakukan oleh masyarakat.
Baca Juga: Penggorok Leher Perempuan di Hotel Hollie Batam Ditangkap
Pelaku sendiri, juga diketahui tidak melakukan pengancaman terhadap masyarakat yang mengejar, dikarenakan senjata tajam yang dimilikinya ditinggal di kamar hotel yang disewanya bersama korban berinisial D (27).
"Pelaku panik, dan lari tanpa bawa pisau yang ditinggal di kamar. Pelarian nya berhasil dihentikan sekitar pukul 23.00 WIB, di kawasan Perumahan Paradise," ungkapnya.
Sebelumnya, seorang perempuan yang identitasnya belum diketahui ditemukan bersimbah darah di kamar Hotel Hollie, Senin (17/5/2021) sekitar pukul 19.00 Wib.
Saat ditemukan, korban mengalami luka serius di bagian wajah dan leher yang disebabkan senjata tajam.
Korban kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD-EF) Batam, dan saat ini masih menjalani perawatan oleh tim medis.
Dikabarkan korban dan pelaku tersebut kenal melalui sebuah aplikasi Michat, dan telah janjian di hotel tersebut, setelah melakukan booking untuk orderan Open BO oleh korban.
Berita Terkait
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Misteri Jasad Luka Leher di Sungai Jombang: Tertelungkup Tanpa Identitas, Diduga Bukan Warga Sekitar
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Terobsesi Belikan Pacar Motor, Pemuda di Siak Tega Gorok Leher Nenek Sendiri
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti