SuaraBatam.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan mencatat ada penambahan delapan pasien positif Covid-19. Mereka berasal dari Bintan Utara, Bintan Timur, Seri Kuala Lobam, Toapaya dan Teluk Sebong.
Kepala Dinkes Bintan, dr Gama AF Isnaeni mengatakan bahwa berdasarkan laporan yang diterimanya dari puskemas-puskesmas, ada delapan orang terkonfirmasi positif Covid-19.
"Ada delapan orang yang positif pada Jumat (14/5/2021). Itu dari Klaster Kapal, Klaster Industri Lobam dan umum," ujar Gama, dilansir laman Batamnews, Senin (17/5/2021).
Klaster Kapal yaitu SM (33) dari Kapal Era Maritim di Perairan Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara. Tapi, lelaki ini bukan asli warga Bintan melainkan dari Sulawesi Utara yang melakukan perjalanan dari Jakarta ke Bintan.
Kemudian TS (17) dari KM Andhara 7 di Pelabuhan Kijang, Kecamatan Bintan Timur. Lelaki asal Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang ini melakukan perjalanan dari Jakarta ke Bintan.
"Dua orang ini melakukan perjalanan dari Jakarta. Setibanya di Bintan dicek kesehatannya dan ternyata keduanya positif Covid-19. Mereka ditetapkan sebagai pasien kasus ke 1.173 dan 1.174," jelasnya.
Berikutnya dari klaster umum adalah Suj (46) merupakan seorang pria asal Desa Elang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong dan Ets (33) merupakan perempuan asal Kampung Simpangan Km 16, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya. Keduanya ditetapkan sebagai pasien kasus ke 1.175 dan 1.176.
"Dua pasien ini tidak memiliki riwayat kontak erat namun ketika di tes PCR hasilnya positif," katanya.
Sedangkan Klaster Industri Lobam antara lain Ap (23) seorang lelaki asal Dormitori PT BIE Blok 5C Unit 3, Kecamatan Seri Kuala Lobam. Lalu Hoe (28) seorang perempuan asal Jalan Martosari Kelurahan Tanjunguban Selatan Kecamatan Bintan Utara.
Kemudian Jm (41) seorang lelaki asal Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong dan Rach (23) seorang lelaki asal Dormitori PT BIE Blok 5C Unit 3, Kecamatan Seri Kuala Lobam.
Baca Juga: Update 17 Mei: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 4.295 Jadi 1.744.045 Orang
"Mereka berkontak erat dengan pasien positif sebelumnya dari perusahaan di Lobam. Lalu setelah di tes mereka juga positif sehingga ditetapkan sebagai pasien kasus ke 1.177-1.180," sebutnya.
Untuk 2 pasien dari Klaster Kapal menjalani isolasi di LPMP Kepri Ceruk Ijuk, Bintan. Sedangkan 4 pasien dari Klaster Industri Lobam menjalani isolasi secara mandiri dan 2 pasien lagi dari umum menjalani isolasi di RSAL Dr Midiyato Suratani Tanjungpinang dan isolasi secara mandiri.
Hingga kini jumlah pasien positif Covid-19 mencapai 1.180 di Bintan. Dari total tersebut sebanyak 956 orang berhasil sembuh dan 27 orang lagi meninggal dunia.
"Jadi kasus aktif sebanyak 197 orang. Mereka isolasi di rumah sakit, rumah singgah dan ada yang isolasi secara mandiri," tukasnya.
Berita Terkait
-
Bertambah 36 Orang Jelang Lebaran, Wisma Atlet Rawat 1.247 Pasien Covid-19
-
5.021 Kasus Baru di H-2 Lebaran, Pasien Covid-19 RI Kini Capai 1.723.596
-
Pemkab Bintan Cairkan Dana Milyaran Insentif Guru Ngaji Hingga Imam Masjid
-
Klaster Tarawih Muncul di Kabupaten Pati, 56 Orang Positif Covid-19
-
Pelabuhan Tanjungpinang Tetap Layani Penumpang Meski Ada Larangan Mudik
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi