SuaraBatam.id - Sejumlah para pekerja di lokasi Tempat Hiburan Malam atau THM Kampung Bule, Nagoya, Batam, Kepulauan Riau menggelar aksi unjuk rasa, Kamis (6/5/2021) dinihari.
Adapun aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para pekerja, dan didominasi juga diketahui guna menghentikan kegiatan razia Tim Terpadu, yang akan melakukan razia di kawasan tersebut.
Terlihat, para pekerja yang kompak meninggalkan Cafe dan Bar di kawasan itu, menghadang petugas dengan berbaris serta membawa karton bertuliskan "Pegawai dan Pengusaha Kampung Bule Sekarat".
Dihubungi melalui aplikasi pesan singkat, Kepala Satpol PP Kota Batam, Salim menuturkan bahwa kedatangan tim terpadu ke kawasan tersebut, guna melaksanakan aturan yang tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Batam mengenai jam tutup operasional selama bulan Ramadhan.
"Sesuai edaran yang berlaku, petugas yang tiba di lokasi juga hanya menjalankan tugas. Mereka sebenarnya hanya akan meminta agar Bar yang ada disana menutup operasional. Sesuai aturan saat ini seharusnya sudah tutup pukul 00.00 WIB," singkatnya.
Sementara itu, beberapa pekerja yang turut dalam aksi tersebut menyerukan bahwa saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Batam berlaku tidak adil mengenai aturan tersebut.
Selain itu, kondisi kawasan Kampung Bule yang memang menjadi salah satu ikon di Nagoya ini, juga diakui sedang mengalami kesulitan dalam setahun terakhir paska Pandemi Covid-19.
"Selain kawasan ini, kita tahu bahwa ada THM lain di Batam seperti Club yang tidak disentuh oleh petugas. Kenapa hanya selalu kawasan ini saja," tanya salah satu pekerja wanita di kawasan tersebut.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Baca Juga: Merasa Razia Pilih Kasih, Pekerja Hiburan Malam Kampung Bule Batam Protes
Berita Terkait
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
-
5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak