SuaraBatam.id - Buln Ramadhan tidak mengurangi masyarakat yang menyediakan jasa layanan seks komersial di Wilayah Kalimati, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Menyadari hal ini, petugas gabungan dari Satpol PP, Kodim 05/10 Tigaraksa, Garnisun, dan Polresta Tangerang akhirnya terpaksa mengamankan mereka.
Setidaknya ada 12 wanita diduga PSK yang diamankan tim gabungan. Mereka kedapatan tengah melayani seorang pria hidung belang.
“Operasi penertiban ini merupakan tindak lanjut dari aduan warga. Menurut informasi warga hampir tiap malam hari tepatnya selalu berdatangan para wanita kesini (tempat hiburan) dan warga selama ini merasa terganggu dengan adanya dugaan asusila,” Tutur Kasat pol PP Kabupaten Tangerang Fachrul Rozi, Selasa (4/5/2021).
Tidak hanya para PSK dan pria hidung belang, petugas juga mengamankan sejumlah botol minuman beralkohol berbagai merk yang sengaja dijual bebas.
“Tadi kami juga mengamanan beberapa botol minuman keras yang tersedia di tempat hiburan tersebut,” kata dia, melansir Bantenhits (jaringan Suara.com).
Berdasarkan operasi tersebut, petugas gabungan menduga lokasi tersebut sering menjadi titik transaksi prostitusi lantaran para wanita dan pria yang bukan pasangan suami istri itu tengah berada dalam satu kamar.
“Untuk sementara dugaan prostitusi ada karena kami melihat pasangan itu bukan pasutri karena berbeda KTP antara pria dan wanita di satu kamar, maka patut diduga ada tindakan asusila,” ujarnya.
Pihak berwenang telah memberi sanksi dengan menyegel tempat hiburan tersebut. Sementara, para wanita dan pria yang diringkus diberi pembinaan.
Baca Juga: Prostitusi Anak Terbongkar, Suami Jual Istri dan Istri Jual Adik
“Para wanita pekerja seks komersialnya kami bawa ke panti rehabiltasi dinas sosial Kabupaten Tangerang guna pemberian pembinaan,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Hindari Razia, PKL Tanah Abang Gelar Dagangan Setelah Satpol PP Pulang
-
Nekat Jualan di Trotoar Tanah Abang, Gerobak dan Pemilik Diangkut ke Truk
-
Meresahkan, Pengemis di Depan Rumah Dinas Gubernur Sumbar Dihalau Satpol PP
-
Tak Terima "Dipalak" Oknum Satpol PP, Pedagang Ngamuk sampai Pecahkan Kaca
-
Mengaku Bayar ke Anggota, Lapak PKL di Cianjur Dibongkar Satpol PP
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar