SuaraBatam.id - Seorang pria viral di media sosial usai video yang memperlihatkan aksinya menyemprotkan obat nyamuk ke mulutnya beredar di media sosial. Namun, belakangan pria dalam video tersebut dikabarkan meninggal dunia.
Melansir dari Terkini.id (jaringan Suara.com), sebuah video yang memperlihatkan pria penyemprot oabt nyamuk itu nampak berbaring tak berdaya dan dikelilingi warga.
Salah satu orang yang ada di video tersebut terlihat sedang membasuh muka pria yang diduga menyemprot Baygon ke mulut.
Beredar pula foto yang memperlihatkan pria yang diduga telah menyemprot mulutnya dengan Baygon tersebut meninggal dunia.
Pria yang diduga bernama I Wayan Merta alias Ki Galang Pamungkas itu dikabarkan baru saja meninggal dunia pada Minggu (2/5/2021) kemarin.
Namun demikian, kabar tersebut masih diragukan hingga belum diketahui pasti penyebab kematian pria tersebut berkaitan dengan obat nyamuk yang sebelumnya ia tenggak atau tidak.
Sebelumnya dikabarkan, warganet dihebohkan dengan beredarnya video aksi seorang pria menyemprotkan obat nyamuk semprot ke dalam mulut.
Ia melakukan hal itu bersamaan dengan joget mengikuti alunan musik. Aksi pria tersebut diunggah oleh akun Twitter @bvrtan.
Dalam video berdurasi 31 detik itu, tampak seorang pria gondrong bertelanjang dada memegang botol desinfektan yang biasa digunakan untuk membunuh nyamuk dan serangga.
Baca Juga: Alasan Kades Bojonegoro 'Malak Resmi' Lewat Surat Minta THR ke Pengusaha
Sambil berjoget, ia menyemprotkan cairan tersebut ke dalam mulutnya berkali-kali. Wajahnya juga tampak basah terkena cairan desinfektan dari dalam botol tersebut.
Usai menyemprotkan desinfektan ke dalam mulut, ia mengacungkan jempol ke kamera sebagai pertanda ia menikmati rasa dari desinfektan tersebut.
Video tersebut lantas viral, hingga warganet mempertanyakan kabar dari pria tersebut. Ada pula yang menyebut pria itu meninggal karena gagal jantung.
Tag
Berita Terkait
-
Nyesek! LDR Indonesia-Kairo, Wanita Ini Diselingkuhi, Doakan Mantan Begini
-
Awkward Banget! Diapelin Pacar Sambil Dipantau Bapak, Publik: Meresahkan
-
Kisah Ibu Hamil Positif Covid-19 Ditolak 3 Rumah Sakit, Bayi Tak Tertolong
-
Wanita Ini Tetiba Melahirkan di Pesawat, Mengaku Tak Tahu Jika Sedang Hamil
-
Viral Karyawan RANS Makmur, Publik Ingin Jadi PNS: Pegawai Nagita Slavina
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar