SuaraBatam.id - Kasus penambahan pasien Covid-19 baru di Batam terus bertambah hingga masyarakat diminta untuk makin waspada dan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.
Berdasarkan data yang disampaikan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, terdapat tambahan 50 kasus baru positif Corona per Selasa (4/5/2021). Kasus baru ini terdiri dari 14 kasus bergejala dan 36 kasus tanpa gejala.
Dengan data tersebut, saat ini kasus Covid-19 di Batam mencapai 7.449 kasus dengan 718 kasus aktif atau 9,63 persen.
Sementara pasien sembuh bertambah 38 orang dan mendongkrak angka kesembuhan menjadi 6.570 orang atau 88,20 persen. Tak ada tambahan pasien meninggal dan angka kematian tetap 161 orang atau 2,16 persen.
Peta Sebaran Kasus Corona
Hingga saat ini peta sebaran kasus Covid-19 di Batam belum banyak berubah. Ada delapan kecamatan yang berstatus zona merah yakni Batam Kota, Nongsa, Sagulung, Sei Beduk, Lubuk Baja, Bengkong, Sekupang dan Batuaji.
Batuampar dan Belakangpadang menjadi dua kecamatan yang berstatus zona oranye. Sementara dua kecamatan lainnya di kawasan hinterland yakni Galang dan Bulang berstatus zona kuning.
Kasus aktif sebanyak 719 ditandai dengan peningkatan jumlah pasien yang menjalani isolasi mandiri, kini sebanyak 170 orang.
Sisanya, menurut Batamnews (jaringan Suara.com) pasien menjalani perawatan di berbagai rumah sakit rujukan di Batam.
Baca Juga: Sutarmidji Minta Kepala Daerah Jangan Baper saat Diingatkan soal Corona
Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang masih menjadi rumah sakit dengan pasien terbanyak yakni 309 orang. Angka ini menurun dibandingkan sehari sebelumnya, sebanyak 333 orang.
Selanjutnya RS Awal Bros 65 pasien, RS Bhayangkara 20 pasien, RS Budi Kemuliaan 6 orang, RS Soedarsono Kabil 2 orang, RS Harapan Bunda 17 orang.
RS Graha Hermine sebanyak 10 pasien, RSUD Embung Fatimah 33 pasien, RS Elisabeth Batam Kota 30 pasien, RS Elisabeth Sei Lekop 15 pasien, RS Elisabeth Lubuk Baja 19 pasien dan RSBP Batam 22 pasien.
Berita Terkait
-
Satgas Covid-19 Balikpapan Ingatkan Angka Kematian Sedang di Atas Rata-rata
-
Kondisi Kritis, Partai Oposisi India Serukan Lockdown Nasional
-
Minta Warga Lebaran Online, Wagub DKI: Ada Varian Corona Sangat Berbahaya!
-
Studi Buktikan Iklim Tropis Bantu Kurangi Penyebaran Covid-19
-
HRS Akhirnya Ngaku Langgar Prokes Covid-19: Nggak Sengaja, Kami Tak Berniat
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli