SuaraBatam.id - Seorang pria pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Hasan Basri mengklaim bahwa lahan tempat berdirinya kantor Camat Kecamatan Galang, Kota Batam adalah miliknya.
Pria yang pernah menjabat Sekretaris Camat Galang saat wilayah itu masih bagian dari Kabupaten Kepulauan Riau tahun 80-an kini tinggal di Kota Tanjungpinang.
Dijelaskan oleh menantu Hasan Basri, Andi Framantdha, klaimnya atas atas lahan seluas 4 hektare tersebut dengan dasar surat hibah lahan tertanggal 6 Februari 1984.
Surat tersebut diteken oleh Hasan Basri selaku penerima hibah dan Tan A Si yang menyerahkan lahan disertai tanda tangan dua saksi. Lahan itu kemudian dipinjamkan kepada pemerintah Kabupaten Kepulauan Riau.
"Waktu itu permintaan pinjam lahan itu disampaikan Bupati Kepri, Murwanto karena kantor camat masih numpang di kantor penghulu (lurah) bernama Amin Bujur," kata pria yang akrab disapa Ferry ini menyampaikan cerita dari Hasan Basri yang kini berusia 82 tahun, Selasa (13/4/2021) malam.
Dalam ceritanya, Camat Galang saat itu yang bernama Arifin Adran ditawari untuk menggunakan lahan milik Amin Bujur guna dibangun kantor camat.
Namun, lantaran lahan yang tidak mendukung, Arifin lantas meminta kepada Hasan Basri memakai lahan hibah dari Tan A Si. Usulan itu diterima dan Kantor Camat Galang akhirnya dibanngun.
Secara administratif, Kecamatan Galang saat itu masih dalam wilayah Kabupaten Kepri. Galang masuk dalam Kawedanan Tanjungpinang bersama dengan Kecamatan Bintan Selatan, Bintan Timur, Tanjungpinang Barat dan Tanjungpinang Timur.
Berkaitan dengan status lahan itu, ucap Ferry, mertuanya pernah mempertanyakan kepada pemerintah terkait pada tahun 1992 atau empat tahun sebelum pensiun.
Baca Juga: PNS Dilarang Mudik 2021, Ini 4 Poin Penting Surat Edaran Kementerian PANRB
"Tapi saat itu bapak (Hasan Basri) tidak mendapatkan jawaban pasti hingga kemudian pensiun," kata dia, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Seiring dengan perubahan pemerintahan dan terbitnya UU Otonomi Daerah, Kecamatan Galang pun menjadi bagian dari Pemerintah Kota Batam.
Hasan Basri mengutus anak dan menantunya untuk kembali menanyakan soal lahan yang diklaim miliknya dan dipakai untuk Kantor Camat Galang yang kemudian mendapat sinyal untuk bertemu dengan pemangku kebijakan.
"Pak Camat Galang yang saat ini membuka ruang dialog dan kami akan sampaikan soal lahan itu," ujarnya.
Ia menuturkan, Hasan Basri dan keluarga berharap Pemerintah Kota Batam dapat menyikapi asal usul lahan Kantor Camat Galang tersebut sekaligus mencari solusi terbaik sebagai bagian tertib administrasi aset pemerintah.
Berita Terkait
-
Ini Jam Kerja ASN Kabupaten Mojokerto Selama Ramadhan, Pulangnya Dipercepat
-
Usai Disuntik Vaksin Sinovac, PNS di Pamekasan Muntah Darah
-
Jokowi Teken Keppres Cuti Bersama Libur Lebaran dan Natal 2021
-
Kerja PNS Kota Bogor Selama Ramadhan Sampai Pukul 14.30 WIB
-
Siap Jatuhi PNS yang Nekat Mudik, Wagub: Lebaran Video Call Aja
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir hingga Teras
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Fokus ESG, BRI Perkuat Peran Keuangan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Perempuan BRI Bersinar, Tiga Penghargaan Diraih di Ajang Infobank 2026
-
Pemprov Kepri Investigasi Kasus Ratusan Siswa Keracunan MBG di Anambas