SuaraBatam.id - Salah satu akun Facebook bodong (palsu) menghujat Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri Heri Setiono. Parahnya, akun tersebut menggunakan foto Wali Kota Tanjungpinang, Kepri, Rahma.
“Pak Kajati tidak paham dengan sumpah jabatan, sementara Keprinews (media) punya banyak bukti dan saksi tentang bansos Kepri,” tulis akun bodong tersebut menggunakan nama akun Wela Novita Sari.
Hal ini pun langsung ditanggapi Rahmi.
“Seakan-akan itu akun Facebook saya, lalu menyudutkan Kajati dengan menggunakan foto saya. Untuk itu, saya minta siapapun pengguna akun media sosial itu agar tidak meneruskan perbuatan yang tidak baik ini," kata Rahma dilansir laman Antara, Senin (5/4/2021).
Orang nomor satu di Tanjungpinang itu secara pribadi mengaku sudah memaafkan pemilik akun tersebut, namun ia minta masalah ini tetap ditelusuri oleh pihak berwenang.
"Saya ingin tau siapa orangnya dan apa maksud dan tujuannya menggunakan foto saya dan keluarga pada akun facebook-nya," ujar Rahma.
Dia pun mengingatkan seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap berita hoaks yang beredar di Facebook atau media sosial lainnya.
Terutama, akun Facebook palsu atas nama Wela Novita Sari atau akun lainnya yang menggunakan foto dirinya dan keluarga.
"Saya itu tidak pernah punya akun facebook, kalau akun media sosial cuma Instagram yang saya kelola sendiri,” tutupnya.
Baca Juga: Isu Wali Kota Rahma Copot Sekda, Pengamat: Pemerintah Jangan Serampangan!
Berita Terkait
-
Mau ke Pontianak, Suami Wali Kota Tanjungpinang Rahma Positif Covid-19
-
Suami Wali Kota Tanjungpinang Positif Covid-19, Begini Keadaannya
-
Akun Facebook Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Sudah 10 Kali Kena Hack
-
Tersangka Korupsi Diangkat Pejabat, Wali Kota Tanjungpinang Tuai Kritik
-
Bukan Contoh Baik! Wali Kota Tanjungpinang Rahma Lantik Tersangka Korupsi
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!