SuaraBatam.id - Sempat diterpa isu perpecahan internal, Partai Demokrat kubu AHY kini unjuk diri dengan memamerkan peningkatan elektabilitas AHY berdasarkan sejumlah survei.
Salah satunya yang dirilis survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang merilis peningkatan elektabilitas Demokrat hingga masuk lima besar.
Partai Demokrat berada di urutan kelima dibawah PDI Perjuangan, kemudian disusul Gerindra, Golkar, dan PKB.
Disampaikan Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, Partai Demokrat senantiasa menjadikan survei dari berbagai lembaga sebagai bahan strategi agenda politik.
“Ini menjadi penilaian yang paling objektif dan bisa diterima untuk mengukur sejauh mana kinerja Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Mas Ketum AHY,” kata Kamhar dikutip dari Hops.id (jaringan Suara.com) Sabtu (3/4/2021).
Ia menilai, Demokrat mengalami peningkatan dibawah kepemimpinan AHY. Salah satunya survei baru-baru ini yang memperlihatkan peningkatan elektabilitas.
Perkembangan positif ini, ia yakini sebagai pencapaian usaha dari para kader. Solidaritas mereka dianggap sebagai prestasi setelah beberapa isu kudeta belakangan ini.
“Kami optimistis tren kenaikan ini bisa terjaga dengan soliditas dan solidaritas kader. Partai Demokrat baru saja melalu badai yang menjadi ujian kenaikan kelas, alhamdulillah bisa dilewati secara gemilang dengan predikat sangat memuaskan,” ujarnya.
Ditambah lagi, Kamhar menyebut, kebijaksanaan AHY dalam menghadapi kudeta beberapa waktu lalu jadi titik balik dan keberkahan Demokrat karena membuat elektabiltas Demokrat naik.
Baca Juga: Gagal Kudeta Demokrat, AHY Buka Peluang Moeldoko Jadi Cagub DKI Jakarta
Dengan modal ini, pihaknya optimis dalam menyambut Pemilu yang bakal digelar pada tahun 2024 nanti.
“Kami berkeyakinan ini menjadi berkah bagi partai dan bermanfaat secara elektoral. Ini membuat kami semakin optimistis menatap 2024,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Muncul Wacana Rangkul Moeldoko, Begini Respons AHY
-
AHY Kunjungi PP Muhammadiyah Yogyakarta, Ini Topik yang Dibahas
-
Menkumham Didatangi Kader Senior Demokrat, Sebut KLB AHY Tak Sesuai Aturan
-
Usai Prahara, Demokrat Masuk Lima Besar Partai Berelektabilitas Tinggi
-
Gagal Kudeta Demokrat, AHY Buka Peluang Moeldoko Jadi Cagub DKI Jakarta
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Rebranding dan Transformasi Bawa BRI Masuk Jajaran 500 Merek Paling Bernilai Dunia
-
Harga Plastik Naik, Warga Batam Diajak Gunakan Tas Ramah Lingkungan
-
Perkuat Akses Kesehatan Inklusif, BRI Gelar Pemeriksaan Gratis bagi Ribuan Masyarakat
-
Pelaksanaan PPDB Madrasah 2026 di Batam Diawasi Ombudsman
-
Program Beasiswa Kepri 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya