SuaraBatam.id - Mantan juru bicara dari organisasi yang sudah dibubarkan FPI atau Front Pembela Islam, Munarman turut angkat bicara terkait tewasnya pelaku teror Mabes Polri berinisial ZA akibat ditembak petuags.
Ia secara pribadi mengaku prihatin dengan insiden tersebut. Meski demikian, ia menyebut tidak seharusnya polisi menembak mati perempuan itu dan menilai harga nyawa manusia di Indonesia terkesan murah.
“Itu yang kita prihatinkan. Terlalu mudah, terlalu murah harga nyawa manusia di Indonesia ini, dan itu berulang-ulang kejadian seperti itu,” kata Munarman dilansir dari Hops.id (jaringan Suara.com) di kanal YouTube Refly Harun pada Kamis (1/4/2021).
“Siapa pun juga orangnya, yang jelas nyawanya. Jadi, harganya sangat murah sekali,” ujarnya lagi.
Ia juga menyoroti penembakan yang dilakukan polisi karena ZA diketahui seorang perempuan. Padahal, menurutnya petugas bisa melakukan tindakan terukur dengan menembak kaki atau tangan.
“Apalagi, kan, ini perempuan. Bisa dilakukan penembakan pelumpuhan itu pada kaki. Katakanlah pada tangan, katakanlah dia pemegang senjata bisa di bagian tangannya. Kan dilatih menembak aparat hukum kita. Ada punya lapangan tembak sendiri dan terlatih,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Pasca Aksi Teror, Petugas Jaga Pintu Masuk Mabes Polri Bakal Diperiksa
-
Serang Mabes Polri, Deddy Corbuzier Sebut Pistol Zakiah Aini Tak Mematikan
-
Aksi Penyerangan Teroris di Mabes Polri, Pengamat: Tampak Sekali Amatiran
-
5.590 Personel TNI-Polri Disebar ke 833 Gereja Jelang Perayaan Paskah
-
BNPT Bingung: Kalau Perempuan Teroris Meninggal, Ketemu Bidadari Tidak Ya?
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar