SuaraBatam.id - Pemkot Batam segera membuka penerimaan Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2021 ini,
Meski sudah digodok jauh hari, Pemkot Batam saat ini masih menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat, mengenai kuota CPNS dan PPPK.
Dijelaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, Pemkot Batam sudah mengusulkan 445 formasi CPNS dan PPPK 2.821 formasi.
"Sementara itu dulu. Jadi kita berharap semua usulan untuk tahun ini bisa dikabulkan pusat tentunya," ujar Jefridin, Selasa (23/3/2021).
Terkait rincian formasi jabatan, Jefridin menyebutkan bahwa 202 terdiri dari tenaga kesehatan, dan tenaga teknis sebanyak 243 orang.
Lebih jauh, ia menjelaskan, tidak ada lowongan CPNS guru pada tahun ini karena pemerintah pusat tidak membuka CPNS guru dan dialihkan ke PPPK.
Untuk usulan PPPK terdiri dari tenaga guru 2.626 orang, tenaga kesehatan 171 orang, dan tenaga teknis sebanyak 26 orang. Jefridin mengatakan untuk kebutuhan memang paling banyak untuk tenaga guru.
“Saat ini ada dua ribu lebih tenaga guru dari kalangan honorer,” katanya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Berkaitan dengan kebijakan itu, ia menjelaskan, kebutuhan guru bertambah tiap tahun karena jumlah sekolah terus bertambah tiap tahun yang dibarengi banyaknya peserta didik.
Baca Juga: Kisi-kisi Soal Materi CPNS 2021: Tes TWK, TIU dan TKP
Dalam satu tahun Pemko Batam menambahan satu hingga dua sekolah baru, dan itu berdampak kepada kebutuhan guru.
"Guru prioritas. Makanya kami usulkan sebanyak mungkin, agar kebutuhan bisa terpenuhi," jelasnya.
Ia berharap, tenaga guru yang berstatus honorer bisa memanfaatkan kesempatan untuk menjadi PPPK karena tidak ada CPNS guru.
Ia menjelaskan pendapatan PPPK yang diterima sama dengan CPNS, namun perbedaannya hanya jangka waktunya selama lima tahun karena mereka pegawai dengan perjanjian kerja.
"Jadi tidak ada bedanya. Saya sangat berharap semua ini bisa menjadi peningkatan karir bagi tenaga guru yang saat ini berstatus honorer, termasuk tenaga kesehatan dan teknis," ucapnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam, Selasa 24 Februari 2026
-
DPR Soroti Pidana Mati ABK Bawa Sabu 2 Ton: Bukan Pelaku Utama
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Batam, Senin 23 Februari 2026
-
Aksi Penipuan Pakai File APK Terjadi di Batang, Pakar Sebut sebagai Modus Lama
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Batam, Minggu 22 Februari 2026