SuaraBatam.id - Pemerintah Kota Batam tambah 15 ribu dosis vaksin COVID-19 untuk pelayan publik. Vaksin itu akan dikemas dengan 1.540 multi dose vial (MDV).
Vaksin Covid-19 itu untuk pelaksnaan vaksinasi tahap kedua dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kurmarjadi, vaksin tersebut akan tiba di Batam pada tanggal 5 Maret 2021 mendatang.
“Satu vial buat 10 dosis,” ujar Didi, Senin (1/3/2021).
Didi mengatakan vaksin yang diberikan tersebut akan disimpan di Gedung Instalasi Farmasi milik Dinkes Kota Batam.
Pada tahap kedua ini, Didi menyebutkan sasaran vaksin Covid-19 yaitu pelayan publik.
“Sasaran vaksin Covid-19 tahap kedua berjumlah 7.272 orang,” kata dia.
Untuk tahap ketiga, Didi menyampaikan vaksin akan tiba pada akhir bulan Maret ini.
Namun terkait jumlah vaksin yang diperoleh Pemko Batam, Didi belum dapat menyebutkannya.
Baca Juga: Gibran Cek Vaksinasi Lansia di Solo, Warga: Semoga Segera Pergi Coronanya
“Nanti sesuai dengan persentase sasaran,” kata dia.
Ia menjelaskan alokasi vaksin ini dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kekurangan vaksin pada penyelenggara tahap pertama, dengan memberikan laporan penggunaan berdasarkan klarifikasi sasaran ke pusat.
“Untuk vaksinasi bagi kelompok lansia diberikan sebanyak 2 dosis dengan interval 28 hari,” ucapnya.
Terkait pelaksanaan tahap pertama, Didi melaporkan dengan sasaran tenaga kesehatan (nakes) 7.874 orang, namun yang divaksin 6.389 orang. Sementara itu yang batal divaksin berjumlah 1.215 orang.
Lalu pada dosis kedua, dengan sasaran nakes berjumlah 6.389 orang yang telah divaksin berjumlah 5.325 orang dan yang batal vaksin berjumlah 153 orang.
“Masih ada kurang 900 lebih lagi nakes yang belum divaksin dosis dua, kami targetkan hari ini dan besok sudah selesai,” katanya.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Bahan Bakar, BP Batam dan Pertamina Siapkan Fondasi Industri Aviasi Batam
-
Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah
-
Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat
-
Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional
-
Berburu Kuliner Legendaris di Batam: Kelezatan Mie Tarempa dan Luti Gendang
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI
-
Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI
-
Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam
-
Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap