SuaraBatam.id - Lima kawasan hutan di Kota Batam, Kepulauan Riau, terbakar sejak awal Februari 2021. Hal itu berdasarkan catatan Mandala Agni setempat.
Kepala Daops Manggala Agni Sumatera VIII Batam, Patris Lulumba menjelaskan hingga saat ini, pihaknya masih berupaya memadamkan kebakaran lahan di Pulau Galang.
"Manggala Agni turun mulai 4 Februari 2021. Yang sudah selesai (padam) itu di Tembesi, Sagulung, Sei Beduk, Galang dan Nongsa," kata Patris Lulumba di Batam, Selasa (23/2/2021).
Pihaknya belum dapat memastikan luasan lahan yang terbakar sepanjang musim kemarau ini. Namun, ia memperkirakan seluas satu hingga 1,5 hektare di masing-masing lokasi yang terbakar.
"Ini perkiraan," kata dia.
Menurut dia, kebakaran lahan di Batam masih relatif bisa ditangani pihaknya bersama dengan Dinas Pemadam Kebakaran setempat.
Hingga saat ini, belum dibutuhkan bantuan helikopter untuk memadamkan kebakaran lahan.
"Kalau pakai helikopter berarti apinya sangat besar dan tidak bisa ditangani dari darat. Kami menghindari penggunaan helikopter karena biayanya tinggi," kata dia.
Ia menyampaikan berdasarkan data BMKG, kondisi permukaan di wilayah Kepri masih merah yang berarti panas, sehingga kemungkinan terjadinya kebakaran masih tinggi.
Baca Juga: 29,5 Hektare Lahan Sawit di Agam Terbakar, Tersebar di 5 Titik
Pihaknya terus melakukan patroli rutin ke hutan-hutan di Batam dan Bintan sebagai langkah antisipasi kebakaran meluas.
Dalam kesempatan itu, ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar untuk menghindari kebakaran.
"Jangan sampai merokok di dekat hutan apalagi di dalam hutan," kata dia.
Menurut dia, kondisi cuaca saat ini ekstrim, dengan tingkat bahan yang mudah terbakar relatif tinggi.
Ia menjelaskan, terakhir kali pemadaman lahan dilakukan pada April 2020, sehingga bahan organik yang mudah terbakar kini jumlahnya sudah banyak. (Antara)
Berita Terkait
-
Karhutla 200 Hektare di OKI Belum Sepenuhnya Padam, Tim Kejar Ekor Api
-
Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air
-
Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus
-
Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Mensesneg Minta Masyarakat Tak Lakukan Aktivitas yang Picu Kebakaran
-
Menko Polkam Andalkan Modifikasi Cuaca Lawan Karhutla, Ini Daftar 6 Provinsi Paling Rawan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah