SuaraBatam.id - Seorang tukang batu perkosa remaja lelaki disabilitas, lalu membunuhnya. Kasus pembunuhan remaja disabilitas itu dilakukan Desember 2019 lalu.
Pengadilan Pudukottai India menjatuhi hukuman mati ke lelaki pemerkosa berudia 34 tahun itu.
Tukang batu pemerkosa itu bernama Danish Patel.
Danish Patel tinggal di sebuah desa kawasan penghasil batu.
Awal pemerkosaan dan pembunuhan itu terjadi saat Danish membawa korbannya yang merupakan tetangganya sendiri ke lokasi terpencil dengan sepeda motor.
Kejinya, setelah diperkosa, Danish menusukkan batang kayu ke anus korban.
Bocah itu dirawat di rumah sakit perguruan tinggi kedokteran pemerintah Pudukottai setelah serangan itu.
Namun, kondisinya semakin memburuk karena luka-luka tersebut dan dia meninggal 18 hari setelah kejadian karena kegagalan organ. (timesofindia)
Baca Juga: Pembunuh Terapis Mojokerto Dihantui Korban yang Merintih di Atas Pohon
Berita Terkait
-
Generasi Muda Belum Melek Finansial, Perempuan dan Disabilitas Hadapi Tantangan Lebih Besar
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar