SuaraBatam.id - Pakar Telematika Roy Suryo buka suara soal viral video anjing kejar pocong di Kampung Balangberu. Sebab video anjing kejar pocong itu sudah viral di media sosial.
Kejadiannya terjadi di Kampung Balangberu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Video tersebut viral di media sosial, salah satunya di Instagram akun @ndorobeii dan sejumlah akun media sosial lainnya seperti akun Instagram @makassarhitskekinian.
Haji Karim, salah seorang saksi mata, menceritakan penampakan pocong tersebut. Dia mengaku melihatnya melalui CCTV di rumahnya. Itu berawal setelah istrinya mendengar gonggongan anjing.
"Istriku yang pertama lihat ki di CCTV. Awalnya begini, jadi mau na cek kucingnya melalui CCTV, tapi yang dia lihat hanya pocong diikuti anjing meraung," terang Haji Karim mengutip Rakyatku, Jumat malam (12/2/2021).
Gonggongan yang tak henti itu membangunkan istrinya. Sekalian untuk salat tahajud. Istrinya sekalian membangunkan Haji Karim.
"Kejadian itu pun membuat istriku takut. CCTV di rumah itu ada infra merahnya. Sempat itu pocong berada di depan rumah dan kejar anjing tiga ekor. Itu pocong lompat-lompat ki pakai pakaian putih," sebutnya.
Penampakan itu terjadi pada malam Selasa. Sekitar pukul 02.30 WITA malam.
Roy Suryo, mengatakan pocong yang ada di video tersebut palsu.
Baca Juga: Roy Suryo: Konsep UU ITE Bukan dari Zaman SBY
“Itu pocong-pocongan, mungkin manusia yang beritikad tidak baik mau seolah-olah menjadi pocong,” kata Roy Suryo.
Roh atau makhluk halus kata dia memang ada dan bisa terlihat oleh manusia yang memiliki mata batin.
Namun, tidak dapat terlihat oleh kamera manusia, termasuk sosok bayangan.
“Makanya tayangan ‘Ghost Hunter’, ‘the Other World’, dan lain-lain menampilkan efek akibat dari bayang tersebut. Bukan bentuk aslinya. Kalau ada yang terekam, berarti itu film horor atau hiburan,” ujar dia.
Sementara itu, Ustaz Das’ad Latif mengatakan tidak percaya terhadap video viral itu.
“Saya tidak percaya, itu editing. Tidak mungkin ada pocong,” kata Ustaz Das’ad saat dikonfirmasi.
Dia juga menyebut tidak ada yang perlu ditakutkan selain kepada Allah dan mengajak masyarakat berlindung kepada Allah.
“Apa yang harus ditakutkan itu tidak masuk akal, tidak ada yang begitu. Kalau takut, kita berlindung kepada Allah dengan membaca ‘A’udzubillahimin al-syaithan alrajim,” ucap dia.
Tag
Berita Terkait
-
Ahli Meringankan Roy Suryo dkk: Salinan Ijazah Jokowi Sama dengan Sampel Riset RRT
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
Dapat Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Bonatua Jadi Ahli Meringankan Roy Suryo Cs Hari Ini
-
KPU Serahkan Salinan Ijazah UGM Jokowi Tanpa Sensor, Roy Suryo Klaim Temukan Kejanggalan Baru
-
Merasa Dikriminalisasi, Roy Suryo dkk Ajukan Uji KUHP dan UU ITE ke Mahkamah Konstitusi
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025