SuaraBatam.id - Saat ini, setidaknya ada 8 kursi pimpinan pratama atau eselon II yang kosong di lingkungan Pemkab Bintan. Akibatnya, sejumlah pejabat rangkap jabatan guna mengisi kekosongan tersebut.
Jabatan yang kosong diantaranya Kepala Bapelitbang, Kepala Inspektorat, Kepala DKUPP, Kepala Kesbangpol, Kepala BP2RD, Kepala BPBD, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setdakab Bintan serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Disampaikan Kepala BKPSDM Bintan, Irma Annisa, jabatan yang kosong untuk sementara akan diisi pelaksana tugas (Plt) yang berasal dari kalangan kadis dan sekretaris yang ditunjuk kepala daerah.
“Termasuk saya juga menjabat Plt Kepala Inspektorat. SK penunjukannya saya terima dari Pak Bupati awal Februari 2021,” kata Irma kepada Batamnews (jaringan Suara.com), kemarin.
Ia melanjutkan, pengisian kekosongan 8 kursi tersebut dilakukan sesuai mekanisme dengan pelelangan jabatan alias open bidding. Meski begitu, untuk sementara akan ada evaluasi pejabat yang direncanakan mendudukinya.
“Jadi kita merencanakan job fit dulu untuk mengisi kursi yang kosong. Maka kita menempatkan pejabat yang ada dulu. Disitu dievaluasi mereka cocoknya dimana,” ujar Adi di Aula Kantor Bupati Bintan.
Setelah evaluasi, akan diperoleh sisa kursi kosong yang tersisa untuk kemudian pelelangan dilakukan. Selain itu, ada pula pejabat eselon III yang akan promosi ke posisi terkait.
“Nanti eselon III akan ada yang naik ke posisi ini. Jadi kursi eselon III yang ditinggalin ini akan dipenuhi lagi dengan dilakukan mutasi sehingga semuanya akan terpenuhi,” pungkasnya.
Baca Juga: Laut Tercemar Limbah Minyak, Pemkab Bintan Lapor Kemenko Polhukam
Berita Terkait
-
Ini Daftar Nama Peserta Lelang Jabatan Pemkot Makassar
-
Danny Pomanto dan Rudy Djamaluddin Mesra di Balai Kota, Saling Puji
-
Laut Tercemar Limbah Minyak, Pemkab Bintan Lapor Kemenko Polhukam
-
Lelang Jabatan Pemkot Makassar, Tapi Nama Pendaftar Kok Dirahasiakan
-
Sengkarut Lelang Jabatan Kota Makassar, Banyak Campur Tangan Pemprov Sulsel
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
UMKM Desa Sumowono Semarang Berkembang Pesat Berkat Program Desa BRILiaN BRI
-
BRI Hadirkan Solusi Pembiayaan UMKM Lewat Desa BRILiaN di Desa Wisata Hendrosari Gresik
-
Bertransformasi Positif, Desa BRILiaN Tompobulu Mampu Jadi Sumber Ekonomi Rakyat
-
Waspada El Nino, Natuna Tanggap Darurat Bencana Cuaca Ekstrem
-
Desa Empang Baru Tumbuh Dinamis Lewat Ragam Usaha dan Kolaborasi Warga