SuaraBatam.id - Bencana alam masih terus membayangi Indonesia, paling baru, bencana alam banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Nganjuk.
Sejumlah warganet turut membagikan dampak banjir dan longsor yang terjadi pada Senin (15/2/2021) tersebut.
Salah satunya dibagikan oleh akun @Ed**ypsum yang membagikan video usai bencana alam longsor di desa Ngetos, Nganjuk.
"Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh, langsung saja sahabat Ansor Banser, kami mewakili ansor ranting Kepel melaporkan situasi terkini berkaitan longsor di wilayah Ngetos, tepatnya dusun Silopuro di sebelah utara Desa Kepel. Ini video sebagai acuan agar teman-teman tahu situasi terkini," ujar perekam dalam video tersebut.
Ia juga menjelaskan proses pencarian masih diusahakan dan listrik di daerah tersebut belum kembali normal.
"Soal korban yang ada di lokasi, belum tahu persis, kejadian tadi malam sehabis Isya. Mati lampu sahabat, monggo teman-teman Ansor Banser yang tahu situasi terkini," sambung pria perekam video tersebut.
Sementara video lain yang dibagikan @im_**tha memperlihatkan banjir yang melanda daerah lain yang diduga juga ada di Nganjuk.
"Mohon doa nya buat korban banjir dan tanah longsor di kabupaten Nganjuk Jawa timur," tulis akun tersebut.
Hingga kini, tagar #PrayforNganjuk masih menduduki salah satu cuitan terbanyak di Indonesia dan menduduking trending topik Twitter dengan 6 ribu cuitan.
Baca Juga: Evakuasi Korban Tanah Longsor di Nganjuk
Hingga Senin (15/2/2021) sore,12 orang korban bencana longsor di Dusun Solopura, Desa/Kecamatan Ngetos, Nganjuk, Jawa Timur, sudah ditemukan.
"Bisa kami laporkan kepada Ibu Gubernur Jawa Timur untuk musibah bencana tanah longsor di Dusun Selopuro, sebanyak 21 orang tertimbun. Kemudian dari hasil evakuasi, 12 berhasil ditemukan," kata Bupati Novi Rahman Hidayat kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di lokasi, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Senin (15/2/2021).
Berita Terkait
-
Kocak! Siswa Sekolah Praktik Renang di Atas Kasur, Publik: Mendalami Peran
-
Salut! Warganet Ini Tetap Khusyuk Solat saat Gempa di Jepang
-
Jakarta Hujan Lebat Semalam, Ruas Jalan di Pusdiklat Bea Cukai Kebanjiran
-
Update Pencarian Korban Longsor Nganjuk, 12 Orang Ketemu, 9 Masih Hilang
-
Grebek Bengkel Federal Oil, Donasi untuk Kalimantan dan Sulawesi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar
-
Batam Siapkan Aturan Pembatasan Gadget bagi Anak-anak