SuaraBatam.id - Sekolah tatap muka saat ini tengah dipersiapkan kembali oleh Pemko Batam di kawasan mainland setelah sebelumnya sempat dihentikan.
Disampaikan Ketua Komisi IV, DPRD Kota Batam, Ides Madri, pihaknya ingin memastikan agar syarat sekolah di masa pandemi bisa berjalan baik.
Salah satunya dengan menyediakan tempat cuci tangan yang memadai dan maksimal ada 20 siswa yang berada dalam satu ruang kelas yang sama.
“Selain itu juga ada penyamprotan disinfektan secara berkala, dan proses pembelajaran dilakukan kurang lebih dengan durasi 2-3 jam,” ujar Ides melansir Batamnews (jaringan Suara.com), Selasa (9/2/2021).
Saat ini, ia mengaku sudah memanggil 40 kepala kepala sekolah tingkat SMP. Dari pertemuan tersebut, hanya beberapa sekolah yang sudah siap membuka sekolah tatap muka.
“Masih banyak yang harus dipersiapkan,” kata dia.
Persetujuan orang tua akan disuarakan melalui komite sekolah. Apabila ditemukan orang tua yang tidak memberi izin, maka pembelajaran tatap muka bisa dilakukan secara online dan offline.
“Kalau ada orang tua yang belum setuju, tetap diakomodir, pembelajaran harus dilakukan secara live, agar anak-anak yang belajar dari rumah bisa mengikuti,” kata dia.
Sepekan sebelum sekolah tatap muka mulai diberlakukan, pihaknya akan kembali memeriksa kesiapan sekolah. Agar memastikan bahwa sekolah telah siap menerima siswa untuk belajar tatap muka.
Baca Juga: PTKM Diperpanjang, Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Bantul Batal Digelar
“Harus dievaluasi, jangan sampai memberikan dampak negatif ketimbang manfaatnya, karena ini menyangkut anak-anak kita,” katanya.
Berita Terkait
-
Kasus Penyakit Misterius AFM Menurun akibat Pandemi Virus Corona
-
Polemik Vaksin Covid-19 Selebgram Helena Lim, Ini Penjelasan Dinkes Jakbar
-
Pemerintah: Covid-19 Terkendali September 2021, Herd Immunity Maret 2022
-
Vaksin Pfizer Ampuh Lawan Varian Baru Virus Corona? Ini Kata Studi
-
Hari Pertama PPKM Mikro, Kasus Covid-19 Indonesia Tambah 8.700 Orang
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta
-
Gegerkan Warga, Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Dalam Kamar