SuaraBatam.id - Seorang warga menemukan sebuah benda logam menyerupai sayap pesawat di Pantai Teluk Putri, Club Med, Kawasan Pariwisata Lagoi, Kabupaten Bintan, Senin (25/1/2021).
Warga yang menemukan benda tersebut, Abdullah mengaku pertama kali melihat benda itu saat ia sedang bersih-bersih pantai di resort berbintang lima tersebut.
"Saya lagi bersih-bersih jumpa benda ini. Waktu itu sekitar pukul 08.30 WIB," ucapnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Disebutkan Manager Operasional PT BRC, Ahmad Yani, ia sudah memeriska benda tersebut dan dapat disimpulkan bahwa benda tersebut merupakan bangkai sayap pesawat.
"Kita sudah cek. Benda itu memang benar berada di Pantai Club Med. Sementara benda ini diamankan di Pos TNI AL di Lagoi," ujarnya.
Belum diketahui apakah benda itu bagian dari pesawat yang jatuh. Saat ini sedang diteliti pihak TNI dari mana asal sayap pesawat tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset