SuaraBatam.id - Pelaku kejahatan seksual dengan korban anak dibawah umur berhasil diringkus Ditreskrimum Polda Kepulauan Riau (Kepri) pada Selasa (19/1/2021) malam.
Pria berinisial R itu. diduga kuat menjadi pelaku kejahatan asusila yang menyasar anak-anak dibawah umur.
Dijelaskan Direktur Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Arie Dharmanto, tersangka R sehari-hari bekerja sebagai fotografer.
“Korbannya banyak, ada 10 sementara ini dari pengakuan pelaku dan konfirmasi korban. Korban semuanya dibawah umur,” kata Arie, Rabu (20/1/2021).
Berdasarkan foto yang berhasil didapatkan Batamnews (jaringan Suara.com), R ditangkap anggota polisi yang mengenakan pakaian sipil di sebuah restoran.
Hingga saat ini, kasus ini masih dalam penyelidikan dan pelaku sudah dibawa ke Polda Kepri untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Rencananya, Polda Kepulauan Riau akan menggelar konferensi pers terkait kasus ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
Terkini
-
Warga Nongsa Unjuk Rasa, Protes Air Rumah Mati Tapi di Data Center Mengalir
-
Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi
-
Blackout Hari Ketiga, Warga Bintan Kesulitan Air Bersih dan Komunikasi
-
PLN Batam Diapresiasi atas Respons Cepat, BP Batam Turun Langsung Dampingi Dunia Usaha
-
Viral Blackout Batam Selama 3 Hari Disengaja, PLN Buka Suara