SuaraBatam.id - Program belajar tatap muka di sekolah di Kecamatan Kundur Barat, Karimun, Kepulauan Riau dihentikan setelah ditemukan salah satu orang tua yang diketahui positif Covid-19.
Warga yang dilaporkan terkonfirmasi positif COvid-19 tersebut merupakan orang tua dari salah satu pelajar di SMP Negeri 3 Kundur Barat.
Penghentian aktivitas belajar tatap muka ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala SMP Negeri 3 Kundur Barat, Musa usai berjalan satu minggu.
"Orang tua siswa di Kundur Barat ada yang terpapar Covid-19, sehingga seluruh sekolah tutup kembali," kata Musa, Senin (18/1/2021).
Meski kegiatan sekolah tatap muka ditutup kembali, para siswa di Kundur Barat tetap melakukan pembelajaran secara daring.
"Namun, Belajar tetap dilakukan dari rumah masing-masing," ujar Musa, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Terkait kembali dibukanya sekolah tatap muka di kecamatan tersebut, Musa mengatakan, hal itu harus melalui persetujuan dari Tim Gugus Tugas Covid-19.
Saat ini Kecamatan Kundur Barat masuk dalam status zona kuning, sehingga butuh waktu hingga menjadi zona hijau kembali.
"Kita lihat tiga hari ke depan. Tapi, bagaipun keputusan dari tim gugus tugas dan pemerintah," tutupnya.
Baca Juga: Insentif Tenaga Kesehatan Covid-19 di Lampung Belum Dibayar Lima Bulan
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
ABK Kasus Sabu 2 Ton Bebas Hukuman Mati, Habiburokhman Bilang Begini
-
Apa Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Kata Ketua PERBANAS
-
Transformasi BRIVolution Reignite Perkuat Kinerja, Laba Anak Usaha BRI Group Tembus Rp10,38 Triliun
-
Kasus Sabu 2 Ton, ABK Fandi Ramadhan Akhirnya Bebas dari Hukuman Mati
-
Silaturahmi Ramadan BRI: Aset Tembus Rp2.135 Triliun, Dukungan Jurnalisme Rp250 Juta