SuaraBatam.id - Kebijakan WhatsApp baru mulai berlaku pada Februari, memberi waktu beberapa minggu bagi orang-orang untuk beralih ke platform lain jika tidak menyukai kebijakan tersebut. Telegram adalah alternatif open-source dengan banyak fitur, menawarkan opsi obrolan end-to-end encryption, dan aplikasi Microsoft Store.
Sebagaimana melansir laman dari Windows Central, Jumat (8/1/2021), berikut ini cara beralih dari WhatsApp ke Telegram:
1. Persiapkan Telegram
Jika pengguna ingin melindungi privasi di dunia yang semakin digital, pengguna dapat mempertimbangkannya. Pertama, unduh Telegram dari Google Play Store, App Store, Mac OS store, ataupun Microsoft Store. Lalu daftar menggunakan nomor telepon pengguna.
Pengguna akan menerima kode untuk memverifikasi kepemilikan nomor dan masukkan ke dalam kotak yang tersedia. Selanjutnya, geser ke kiri atau buka opsi menu > buka pengaturan untuk menyiapkan profil pengguna.
Kolom profil, pengguna dapat menambahkan gambar profil, nama, hingga mengubah pengaturan privasi. Disarankan membuka opsi Privasi dan Keamanan, lalu siapkan Verifikasi Dua Langkah (Two-Step Verification) untuk keamanan tambahan.
Jika pengguna menggunakan Telegram di ponsel, pengguna dapat membuka opsi Kontak dari menu samping untuk menemukan semua orang di daftar kontak pengguna yang sudah memiliki Telegram atau mengundang ke Telegram menggunakan tautan.
2. Hapus WhatsApp
Jika pengguna sepenuhnya ingin meninggalkan WhatsApp, pengguna harus menghapus akun WhatsApp. Untuk melakukannya, buka aplikasi WhatsApp > pilih opsi Pengaturan melalui menu tiga titik di bagian atas.
Baca Juga: WhatsApp Banyak Aturan, Warganet Berniat Pindah ke Telegram
Kemudian klik opsi Akun > pilih Hapus Akun Saya. Lalu masukkan nomor telepon pengguna yang terdaftar di WhatsApp dan pilih opsi Hapus Akun Saya.
Dengan menghapus WhatsApp, pengguna akan menghapus akun, semua riwayat perpesanan, cadangan perpesanan, dan bahkan menghapus pengguna dari semua grup WhatsApp.
Facebook mengatakan mungkin diperlukan waktu hingga 90 hari sampai informasi pengguna dihapus sepenuhnya dari WhatsApp dan bahkan mungkin masih menyimpan beberapa data pengguna karena "alasan hukum".
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ratusan Warga Asing Digerebek di Apartemen Baloi View, Imigrasi Batam Beri Penjelasan
-
Warga Batam Diminta Tampung Air Banyak-banyak, Besok Aliran Mati di Berbagai Wilayah
-
Pengepul Chip dan Pemain Judol di Batam Dibekuk Polda Kepri
-
BBRI Masih Menarik di 2026, Laba Tumbuh dan Kredit Tetap Ngebut
-
Tumbuh 13,7%, BRI Kantongi Laba 15,5 Triliun di Triwulan I 2026