SuaraBatam.id - Bencana banjir bandang dan tanah longsor baru saja melanda Kecamatan Siantan dan Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (20/12/2020) sore.
Dilansir dari Batamnews.co.id (jaringan Suara.com), Pusdalops-Pengendalian Bencana BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas melaporkan curah hujan yang tinggi terjadi dari pukul 09.00 WIB hingga petang menyebabkan debit air meningkat, sehingga mengakibatkan banjir bandang di Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan dan Desa Tarempa Selatan.
Selain itu tanah longsor juga terjadi di Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan dan Desa Temburun, Kecamatan Siantan Timur.
Dari pendataan yang dilakukan BPBD Anambas, di Kecamatan Siantan, meliputi banjir bandang di Kelurahan Tarempa (wilayah Patimura dan Raden Saleh), banjir bandang di Desa Tarempa Selatan (wilayah batu tambun dan sekitarnya), tanah longsor di Desa Pesisir Timur yang menimbun badan jalan.
Kemudian di Kecamatan Siantan Timur tanah longsor di Desa Temburun yang menimbun badan jalan. Saat ini belum dilaporkan adanya korban meninggal, hilang atau luka. Sumber resmi menyebutkan diperkirakan sebanyak 100 KK yang di bermukim di daerah Jl Pattimura dan sekitar 200 KK di Jl Raden Saleh terdampak musibah ini.
Sejumlah sarana dan prasarana rusak, akses jalan di Desa Pesisir Timur tertutup dan mengganggu jalur transportasi. Begitu juga akses jalan di Desa Temburun juga terganggu. Tampak beberapa tiang listrik yang tumbang.
BPBD melaporkan saat ini kebutuhan mendesak berupa alat evakuasi, logistik, dapur umum dan escavator sangat dibutuhkan.
Berita Terkait
-
Bencana Banjir Bandang dan Longsor Anambas, 360 KK Terdampak
-
Banjir Bandang Lebak Sudah Surut, Pengungsi Mulai Pulang
-
Terbanyak di Batam, Pasien Positif COVID-19 di Kepri Tembus 6.183 Kasus
-
Penyebab Banjir Bandang Lebak, 8 Jembatan Hancur dan 1.880 Rumah Terendam
-
Banjir Bandang di Kabupaten Lebak, 1 Orang Hilang dan 1 Tewas
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI
-
Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI
-
Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam
-
Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap