SuaraBatam.id - Proses penghitungan suara Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) Karimun, Kepulauan Riau di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) diwarnai aksi penolakan dari saksi yang menolak penandatanganan berita acara.
Kabar ini suda beredar luas melalui media sosial dan sejumlah grup WhatsApp di Karimun. Meski belum dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, pihak yang menolak menandatangani berita acara rekapitulasi disebut dari saksi Paslon 02, Iskandarsyah-Anwar Abubakar.
Saat dikonfirmasi, Ketua KPU Kabupaten Karimun, Eko Purwandoko membenarkan adanya penolakan yang terjadi di sejumlah PPK, salah satunya di PPK Tebing.
“Iya, ada tiga PPK kalau tidak salah, salah satunya yang saya ingat PPK Tebing, dua lainnya saya lupa, nanti saya tanyakan ke PPK, kebetulan sebentar lagi saya mau rapat dengan PPK, nanti saya tanyakan soal itu,” ucap Eko kepada Batamnews (jaringan Suara.com), Selasa (15/12/2020).
Pihaknya juga menyebut, belum mengetahui secara pasti alasan saksi tersebut menolak meneken berita acara.
Meski demikian, tidak ditandatanganinya berita acara rapat pleno di PPK oleh saksi 2 menurutnya tidak jadi masalah.
“Orang tak mau tak mungkin kita paksa ya kan,” kata Eko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan
-
Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi