SuaraBatam.id - Menanggapi klaim menang yang disampaikan masing-masing paslon Pilkada Karimun, KPU Karimun menegaskan, semuanya tidak valid kecuali data dari KPU.
"Ya tunggu real count dari KPU, baru dinyatakan sah," kata Ketua KPU Karimun, Eko Purwandoko.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, tahapan pemungutan suara pencoblosan Pilbup Karimun dan Pilgub Kepri baru saja dilaksanakan.
Namun, meski KPU belum mengumumkan hasil, masing-masing pasangan calon yang bertarung memperebutkan kursi kepala daerah mengklaim sebagai pemenang dan meraih suara lebih unggul meski menang tipis.
Sesuai aturan, KPU melakukan pengitungan secara bertahap atau berjenjang. Mulai dari PPS, naik ke PPK dan akan diplenokan secara masing-masing di 12 Kecamatan yang ada.
Eko menambahkan, setiap paslon yang ingin data real dari KPU, maka diharapkan menunggu pleno PPK.
"Kalau masing-masing paslon mau data yang real dari KPU, tunggu hasil pleno kami," ucapnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Pleno untuk Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) disebutkannya akau mulai dilakukan Jumat (11/12/2020).
"Hari ini telah mulai dilakukan persiapan, seperti kebutuhan ruangan, peralatan lainnya, Sehingga besok sudah tidak ada lagi yang perlu dipersiapkan dalam tahapan pleno," kata Eko.
Baca Juga: Ditemukan Pelanggaran, 3 TPS Lakukan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Tangsel
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan
-
Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi