SuaraBatam.id - Melongok tetangga sekeliling kita di wilayah Asia Tenggara, Singapura dan Vietnam memiliki tontonan Formula One (F1). Lantas MotoGP bisa ditemui di Malaysia dan Thailand. Lantas Indonesia akanberikan suguhan apa buat otomotif mania atau penyuka dunia otomotif serta wisatawan pada umumnya? Tenang saja, Indonesia saat ini tengah menggodok MotoGP Mandalika. Baik urusan penyelesaian fisik sirkuit maupun kegiatan penonton bila datang ke Lombok.
Dalam acara bincang-bincang seputar persiapan Sirkuit Mandalika di Mataram, ibu kota Lombok, kru otomotif Suara.com, jaringan dari SuaraBatam.id, Kepala Subdirektorat Pemasaran Pariwisata Regional 1 Area 1 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Taufik Nurhidayat mengungkapkan, bahwa pembangunan dan promosi Sirkuit Mandalika terus digenjot meski di tengah pandemi.
Nantinya, enam bulan sebelum pelaksanaan MotoGP Mandalika akan terus dipromosikan. Dan sudah ada online travel agent yang bersedia bekerja sama.
"Jadi ada paket tiket yang dibranding dengan akomodasi termasuk souvenir dari MotoGP. Karena MotoGP ini balap kelas dunia dan akan diliput oleh banyak jurnalis dunia," kata Taufik Nurhidayat.
Sementara Lalu Mohammad Faozal, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyebutkan pihaknya juga telah menyiapkan paket bagi pencinta balap.
Dari studi Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggar Barat, Lombok data yang didapat adalah pasar terbesar wisman atau wisatawan mancanegara adalah dari Australia. Kemudian menyusul negara-negara ASEAN, serta pasar ketiga adalah backpacker dari Eropa.
Bila MotoGP Mandalika berlangsung dalam situasi pandemi COVID-19 telah berakhir, pasar ketiga ini bisa meningkat karena banyak rider berasal dari tim-tim bermarkas di Eropa.
Namun, 50 persen dari pangsa pasar adalah warga Indonesia sendiri. Sehingga paket yang mengemas nonton balap dan wisata Lombok itu akan ditujukan bagi penonton asal Tanah Air atau wisnu.
"Rata-rata wisatawan yang menonton GP Mandalika nantinya akan tinggal dalam durasi enam hari. Yaitu membelanjakan waktu tiga hari menonton race, dan tiga hari mencari spot wisata," demikian analisa Lalu Mohammad Faozal.
Baca Juga: Best 5 Oto: RevoNEX Tancap Gas, Perbaiki Cat Mobil Pakai Touch-up Paint
Pihaknya, seperti telah disebutkan Taufik Nurhidayat, menyiapkan paket yang mengemas acara nonton dan berwisata atau jalan-jalan bebas ribet. Jadi nantinya tersedia penjualan tiket MotoGP Mandalika lengkap dalam satu bungkus. Yaitu sudah mencakup tiket balap dan practice, akomodasi atau penginapan, serta tour atau jalan-jalan ke destinasi yang menyesuaikan keinginan wisatawan.
Seru, bukan? Tinggal datang dan menonton tanpa pusing memikirkan acara. Tentu dengan harapan pandemi COVID-19 segera berakhir sehingga acara bisa dilangsungkan secara meriah.
Berita Terkait
-
121 Laga, 141 Gol! Catatan Gila Mitchell Baker Sebelum Tembus MLS SuperDraft
-
Kabut Asap Karhutla Ancam Asia Tenggara, WMO Dorong ASEAN Berbagi Sumber Daya
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
-
Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV