SuaraBatam.id - Dalam situasi pandemi COVID-19, Alat Pelindung Diri (APD) menjadi salah satu kunci pencegah penularan virus Corona jenis baru. Pemilihan Umum Daerah atau Pilkada tidak lepas dari kebutuhan ini. Termasuk di Kepulauan Riau. KPUD Batam memberikan kepastian akan tersedianya peranti itu di pulau-pulau penyangga.
Dikutip dari kantor berita Antara, KPUD Batam di Kepulauan Riau menyebutkan bahwa untuk petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas di semua TPS, APD sudah didistribusikan ke semua pulau penyangga.
"Kami sudah cek ke PPK Galang, Bulang dan Belakangpadang, semua APD mereka lengkap. Sudah didistribusikan sampai KPPS," jelas anggota KPUD Batam, William Seipattiratu, di Batam, Selasa (8/12/2020).
Kecamatan Galang, Kecamatan Bulang, dan Kecamatan Belakangpadang, adalah tiga kecamatan dalam wilayah pulau penyangga di Batam.
KPU Batam sempat mengalami kesulitan dalam distribusi APD ke TPS di pulau-pulau. Willy Seipattiratu mengatakan bahwa tata cara distribusi APD tidak sama dengan logistik Pilkada seperti kotak dan surat suara.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama penyelenggara pemilu dan aparat keamanan memantau distribusi logistik Pilkada di sejumlah gudang kecamatan.
"Alhamdulilah pendistribusian logistik tidak ada kendala, semuanya berjalan lancar. Supaya lebih cepat saya pesankan ke Pak Camat dan Lurah kalau mau tambah armada, tambahkan saja supaya cepat," jelasnya.
Amsakar Achmad mengingatkan kepada penyelenggara di lapangan untuk menjalin komunikasi yang baik, dan segera melapor pada dirinya apabila menemui kendala.
"Kalau ada persoalan yang mendesak segera kontak saya. Biar kami mengambil langkah sehingga saat pemilihan masyarakat langsung datang mencoblos," pungkasnya.
Baca Juga: KPU Kota Batam Bingung Pikirkan Nasib Suara Pemilih Pasien Covid-19
Berita Terkait
-
Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran
-
Darurat Sampah 2025: Saat Kantor Pejabat Jadi Tempat Pembuangan Akhir
-
Awal Mula Gunung Sampah di Kolong Tol Wiyoto Wiyono Hingga Kini Jadi TPS Dadakan
-
TPA Ilegal Rowosari Ditutup, Pemkot Semarang Berjanji Akan Siapkan TPS Resmi
-
Dari Spanduk Penolakan hingga Meja Mediasi: Warga Palmerah dan DLH Mencari Titik Temu Soal Sampah
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen