SuaraBatam.id - Herman Sugiarto, Nelayan Natuna tergilas mesin boat miliknya. Mesin boat itu menempel di kapal pompong atau kapal kayu miliknya.
Herman Sugiarto merupakan nelayan asal Kampung Pian Padang, Desa Cemaga Selatan, Kabupaten Natuna. Tubuhnya terkoyak digilas mesin pompong (boat) miliknya, Senin (7/12/2020) siang.
Akibatnya, Herman mengalami luka robek cukup dalam. Hingga kulit kepalanya terkopek atau terkelupas.
Beberapa bagian tubuh seperti tangan dan leher belakang koyak.
Beruntung sang adik yang mengetahui kejadian itu sigap mematikan mesin saat itu. Herman langsung dilarikan ke RSUD Natuna untuk mendapatkan pertolongan intensif.
Azwar, seorang keluarga menuturkan Herman saat itu hendak mengambil barang di bawah mesin boat yang sedang menyala. Tiba-tiba ia tertarik mesin tersebut karena bajunya tersangkut.
"Untungnya saat kejadian, adiknya cepat tahu, jadi langsung matikan mesin dan cepat membawa Herman ke darat," terang Azwar.
Saat itu pria tersebut baru saja hendak melaut, dan posisinya tak jauh dari daratan sehingga perahu itu tak butuh waktu lama untuk kembali ke dermaga nelayan setempat.
Baca Juga: Asrama Haji Jadi Tempat Karantina Pasien Corona, Imam Masjid Agung Was-was
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Batam dan Sekitarnya, Selasa 3 Maret 2026
-
Puncak Gerhana Bulan Total Dimulai Petang Ini, BMKG Ungkap Fasenya
-
Dear Pekerja, Berikut 3 Lokasi Posko Pengaduan THR di Batam
-
Jadwal Buka Puasa Batam dan Sekitarnya, Senin 2 Maret 2026
-
Harga Emas Antam Hari Ini Meroket, Jadi Rp3.135.000 per Gram