SuaraBatam.id - Diego Maradona terkenal dengan sebutan si tangan Tuhan. Menariknya, ada yang kisah menarik lain yaitu Diego Maradona diculik UFO oleh Alien.
Kisah itu diklaim sendiri oleh Maradona. Diego Maradona diculik UFO menjadi buah bibir sepanjang massa sebelum Diego Maradona meninggal dunia di usianya yang ke-60 tahun akibat serangan jantung.
Hal itu ia katakan dalam sebuah wawancara bersama saluran olahraga Argentina, TyC Sports. Dalam wawancara tersebut, Maradona mendapat pertanyaan apakah ia percaya pada UFO. Dan, jawaban ia pun sangat menggelitik.
“Mengapa mengada-ngada? Sekali waktu, setelah saya terlalu banyak minum, saya pernah hilang dari rumah selama tiga hari,” kata dia.
“Ketika pulang, saya mengatakan bahwa UFO telah membawa saya. Saya bilang ‘Mereka (UFO) membawa saya, saya tidak bisa memberitahu Anda tentang hal itu,” sambung Maradona.
Maradona memang berusaha meyakinkan bahwa ceritanya pernah diculik UFO bukan karangan belaka.
Meski demikian, banyak pihak yang tampaknya sulit percaya lantaran mantan pemain Barcelona dan Napoli tersebut kerap melontarkan komentar-komentar kontroversial.
Kabar meninggalnya Maradona pertama kali disampaikan oleh media lokal, Clarin. Eks bintang Napoli itu menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit.
Kondisi kesehatan Maradona dalam beberapa tahun terakhir ini memang kerap tak menentu. Pada awal November ini saja, Maradona baru menjalani operasi untuk mengatasi pembekuan darah di otaknya.
Baca Juga: Diego Maradona Berpulang, Pele: Sampai Nanti Kita Bermain di Atas Sana
Maradona sendiri merupakan pemain sepak bola terbaik dalam sejarah sepak bola dunia. Kendati begitu, Maradona hanyalah manusia biasa yang tak lepas dari yang namanya kontroversi.
Dunia Menangis
Dunia sepakbola menangis mengantar kepergian legenda Timnas Argentina, Diego Maradona, yang meninggal dunia pada usia 60 tahun, Rabu (25/11/2020) malam akibat serangan jantung di kediamannya di Tigre, Buenos Aires.
Berikut adalah beberapa reaksi dari para pelaku si kulit bundar atas kepergian Maradona.
Klub Italia Napoli, yang dibela Maradona pada periode 1984-1991 dan meraih Scudetto pada musim 1986/1987 serta 1989/1990 menyebut kepergian sang legenda seperti sebuah pukulan telak.
"Kami menangis dengan kepergian Diego. Rasanya seperti petinju yang dipukul KO. Kami begitu terkejut. Apa pun, engkau tetap di hati kami. Selamat jalan Diego," demikian cuit kubu Partenopei --julukan Napoli di Twitter, Kamis (26/11/2020).
Berita Terkait
-
Timnas Argentina Didesak Dilarang Main di Piala Dunia, Sang Presiden Murka
-
Lionel Messi Ikuti Jejak Maradona, 'Menghilang' di Final Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Spanduk Malvinas, Argentina Pasrah Disanksi FIFA
-
Hidup Sejak Piala Dunia Pertama, Nenek Pendukung Argentina Ini Dapat Jersey Lionel Messi
-
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset