SuaraBatam.id - TPS 3 lapangan Takraw Tanjung Riau, menggelar simulasi pemungutan dan perhitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Sabtu (21/11/2020). Masyarakat diberi pengetahuan bahwa pemilihan pada 9 Desember 2020, akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam Syamsul Bahrum mengimbau, masyarakat untuk tidak khawatir mendatangi TPS dan menggunakan hak pilihnya pada saat pemilihan nanti.
“Saya meyakini dengan diaturnya waktu pencoblosan, tidak akan mudah terjadi kerumunan. Artinya dijalankan sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Syamsul dikutip Batamnews dari Media Center Pemko Batam, Minggu (22/11/2020).
Ia menyampaikan, andil masyarakat sangat penting untuk menyukseskan Pilkada kali ini. Sementara itu, pemerintah sudah berupaya maksimal sesuai tupoksinya. Seperti upaya meningkatkan partisipasi masyarakat hingga ikut menjaga stabilitas sosial politik.
Bahkan, Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin melalui program pilkada sehat dan telah dicanangkan gerakan 6 juta masker yang dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, beberapa waktu lalu.
“Tentunya kehadiran Mendagri dalam pencanangan Pilkada Sehat 2020 memberikan signal yang positif terkait pelaksanaan Pilkada di Batam yang baik dan benar. Mari bersama sukseskan Pilkada Sehat 2020,” ajak Syamsul.
Menurut dia, Pilkada Sehat 2020 memuat tiga dimensi. Di antaranya, dimensi politik yang berarti tidak adanya kampanye hitam, tidak ada politik uang, tidak ada kesalahan sistem serta tidak adanya tindakan yang menodai Pilkada sebelum, pada saat dan setelah selesainya pelantikan.
“Kita harapkan Batam menjadi daerah percontohan terbaik pelaksanaan Pilkada Sehat,” harap dia.
Selain itu dimensi yang berkaitan dengan perbaikan ekonomi, menjaga stabilitas politik dan yang terakhir yakni dimensi sosial kesehatan. Untuk itu, kita harapkan tidak ada klaster baru dari Pilkada,” imbuhnya.
Baca Juga: Jajan di Warung, Z Terpeleset Ambil Sendal dan Tewas Terseret Arus
Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam Herrigen Agusti menyampaikan simulasi ini tidak hanya dilakukan di Batam, sesuai dengan arahan KPU RI simulasi serupa dilakukan serentak se-Indonesia.
“Simulasi hari ini ingin mempertontonkan atau memberikan gambaran pemilihan nanti pada tanggal 9 Desember. Di tengah pandemi ini kita pastikan menerapkan protokol kesehatan,” ujar dia.
Berita Terkait
-
Geger! Karyawan Sate Kendal Nagoya Tewas Gantung Diri di Teralis Jendela
-
Innalillahi Ketua PKB Batam Jeffry Simanjuntak Meninggal
-
Malam Ini Debat Cagub-Cawagub Kepulauan Riau, Nonton di Sini
-
Predator Anak Batam Ternyata Honorer Bapelkes Marina Sekupang
-
Rahmad Hidayat Predator Anak Batam Simpan 450 Foto dan Video Porno Korban
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak