SuaraBatam.id - Donald Trump mengajukan gugatan ke pengadilan karena kalah telak di negara bagian Michigan dengan Joe Biden. Donald Trump juga minta perhitungan suara dihentikan dalam pilpres Amerika Serikat.
Michigan merupakan salah satu swing state, yaitu negara bagian yang sebelum pemilihan berlangsung sebagian besar pemilihnya belum mengungkapkan kandidat mana yang mereka dukung.
Sementara itu, dari data terkini sajian live The Guardian yang didasarkan pada data perhitungan suara The Associated Press (AP) pada Rabu siang waktu setempat atau Kamis WIB pagi ini, Joe Biden dilaporkan memperoleh 264 suara electoral votes kemenangan di negara bagian Wisconsin dan Michigan.
Sementara sang rival petahana, Donald Trump masih di angka 214 suara electoral votes. Dengan begitu, Biden hanya butuh 6 suara lagi untuk mencapai angka 270 yang menjadi batas kemenangan dalam kontestasi Pilpres AS 2020.
"Hari ini kami telah mengajukan tuntutan ke Pengadilan Klaim Michigan untuk menghentikan penghitungan suara sampai akses yang sah diberikan," kata tim kampanye Trump sebagaimana dilansir Antara yang mengutip Reuters, Kamis (5/11/2020) pagi.
"Kami juga meminta peninjauan ulang surat suara, yang dibuka dan dihitung saat kami tidak memiliki akses yang sah," kata tim presiden petahana dari Partai Republik itu.
Yang menarik, kemenangan di Wisconsin dan Michigan ini menjadi pembalikan kekuatan oleh kubu Partai Demokrat atas Partai Republik. Artinya, wilayah yang di Pilpres terdahulu menjadi basis suaranya Republik, ternyata kini bisa dimenangi Demokrat.
Sebelumnya, Rabu sekitar pukul 14.30 WIB, Joe Biden juga tercatat unggul di Arizona, negara bagian yang secara tradisional sebelumnya juga dikuasai Republik. Ini menjadi flip (pengambilalihan kekuatan) pertama dalam pengumpulan suara Pilpres AS kali ini, yang sejauh ini baru bisa dilakukan Demokrat.
Dengan perkiraan jumlah penghitungan suara yang perlahan terus bertambah, kemungkinan dalam waktu dekat wilayah-wilayah seperti Georgia dan North Carolina --yang sementara ini memperlihatkan Trump unggul-- juga diyakini bakal segera diumumkan.
Baca Juga: Update Pilpres AS 2020: Biden Butuh 6 Suara Lagi Tumbangkan Donald Trump
Berita Terkait
-
Update Pilpres AS 2020: Biden Butuh 6 Suara Lagi Tumbangkan Donald Trump
-
Dari Kolor sampai Telur Asin, Kicauan Donald Trump Dijadikan Lapak Jualan
-
Hasil Sementara Pilpres AS: Biden 264, Trump 214 Electoral Votes
-
Update Pilpres AS: Joe Biden Menang di Wisconsin dan Michigan, Sisa 6 Suara
-
CAIR: 69 Persen Muslim Amerika Serikat Pilih Joe Biden dari Donald Trump
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan