SuaraBatam.id - PA, gadis Batam berusia 17 tahun hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Graha Hermin, Kota Batam. Gadis Batam PA mau diperkosa dan ditelanjangi.
Gadis Batam PA mengalami luka parah di bagian kepala, wajah dan leher. Badannya berlumuran darah.
Gadis Batam PA berontak saat mau ditelanjangi. Pa juga berteriak. Abdul, sang pelaku pun panik akhirnya geram dan melayangkan pacul ke kepala PA.
Lima kali cangkul itu melayang hingga kepala PA robek. Sejumlah luka didapatinya di kepala, leher dan wajah.
Baju kemeja putih berlengan panjang warna biru cyan yang dikenakannya berlumuran darah.
Beruntung ia berhasil diselamatkan warga dan dibawa ke RS Graha Hermin.
Polisi menyebut, lima kali pelaku melayangkan pacul ke kepala wanita itu. kejadian nahas itu dialaminya di sekitar area pemancingan kawasan Marina City, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Minggu (1/11/2020) malam.
Gadis PA memang sempat meminta tumpangan ke seorang yang kebetulan lewat. Ia tak menaruh curiga, apalagi rumah saudaranya tak jauh dari lokasi itu.
Pria yang mengaku bernama Abdul mengantarnya. Hanya saja rumah itu sedang kosong.
Abdul lantas membawanya ke kawasan pemancingan. PA pun heran dengan gelgat aneh Abdul. Ia mulai menggerayangi rubuh PA dan memaksa PA untuk membuka baju di lokasi yang sedang lengang pengunjung itu.
Baca Juga: Begini Kronologis Siswi SMP Disekap Lalu Diperkosa 10 Pria Selama 2 Hari
PA melawan dekapan Abdul. Ia berteriak sekencang-kencangnya. Abdul yang kesal akhirnya memukuli PA dengan pacul yang dibawanya.
Kapolsek Sekupang, AKP Yudi Arvian menuturkan, pihaknya sedang mendalami kasus ini. Pria bernama Abdul masih buron. Ia mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat.
"Kejadiannya sekitar pukul 19.00 WIB, Minggu (1/11/2020). Karena korban menolak dan berteriak, lalu pelaku mencangkul kepala korban sebanyak 5 kali," kata Yudi, Senin (2/11/2020) kemarin.
Saat ini polisi masih memburu pelaku sadis tersebut.
Berita Terkait
-
Korban Pemerkosaan Mei 1998 Alami Teror Berlapis, Dilarang Lapor Oleh Pejabat Negara
-
Saksi TGPF Ungkap Alasan Kasus Pemerkosaan Massal Mei 1998 Sulit Diproses Hukum
-
Sidang Gugatan Ucapan Fadli Zon Soal Pemerkosaan Massal 98: Psikolog UI Ditegur Hakim karena Minum
-
Viral Bareng Sal Priadi, Kasus Sitok Srengenge Ternyata Mangkrak
-
Kecam Pemerkosaan di Taksi Online, Anggota DPR Desak Polisi Terapkan UU TPKS
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar